Sunan Abu Dawud · 1922

No. 2255 versi Muhyiddin 'Abdul Hamid

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Talakكتاب الطلاق
Bab
Bab 27: Tentang li'anباب فِي اللِّعَانِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا مَخْلَدُ بْنُ خَالِدٍ الشُّعَيْرِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ رَجُلًا حِينَ أَمَرَ الْمُتَلَاعِنَيْنِ أَنْ يَتَلَاعَنَا أَنْ يَضَعَ يَدَهُ عَلَى فِيهِ عِنْدَ الْخَامِسَةِ يَقُولُ إِنَّهَا مُوجِبَةٌ.

Terjemah

Makhlad bin Khalid asy-Syu'airi menyampaikan kepada kami, Sufyan menyampaikan kepada kami, dari Ashim bin Kulaib, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas: bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam — ketika beliau memerintahkan dua orang yang saling menuduh untuk melakukan li'an — memerintahkan seorang lelaki agar meletakkan tangannya pada mulut (orang yang bersaksi) pada persaksian kelima, sambil berkata, "Sesungguhnya ini yang mengharuskan (azab)."