Sunan Abu Dawud · 2187

No. 2550 versi Muhyiddin 'Abdul Hamid

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Jihadكتاب الجهاد
Bab
Bab 47: Apa yang diperintahkan berupa mengurus hewan tunggangan dan hewan ternakباب مَا يُؤْمَرُ بِهِ مِنَ الْقِيَامِ عَلَى الدَّوَابِّ وَالْبَهَائِمِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ سُمَيٍّ مَوْلَى أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ فَاشْتَدَّ عَلَيْهِ الْعَطَشُ فَوَجَدَ بِئْرًا فَنَزَلَ فِيهَا فَشَرِبَ ثُمَّ خَرَجَ فَإِذَا كَلْبٌ يَلْهَثُ يَأْكُلُ الثَّرَى مِنْ الْعَطَشِ فَقَالَ الرَّجُلُ لَقَدْ بَلَغَ هَذَا الْكَلْبَ مِنْ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِي كَانَ بَلَغَنِي فَنَزَلَ الْبِئْرَ فَمَلَأَ خُفَّهُ فَأَمْسَكَهُ بِفِيهِ حَتَّى رَقِيَ فَسَقَى الْكَلْبَ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَإِنَّ لَنَا فِي الْبَهَائِمِ لَأَجْرًا فَقَالَ فِي كُلِّ ذَاتِ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ.

Terjemah

Abdullah bin Maslamah al-Qa'nabi menyampaikan kepada kami, dari Malik, dari Sumay maula Abu Bakar, dari Abu Shalih as-Samman, dari Abu Hurairah: bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ketika seorang lelaki berjalan di suatu jalan, dia merasa sangat kehausan. Lalu dia mendapati sebuah sumur, maka dia turun ke dalamnya dan minum, kemudian keluar. Ternyata ada seekor anjing yang menjulurkan lidahnya memakan tanah lembap karena kehausan. Maka lelaki itu berkata, 'Sungguh anjing ini telah mengalami kehausan seperti yang aku alami.' Maka dia turun ke sumur, memenuhi sepatunya (dengan air), menggigitnya dengan mulutnya sampai dia naik, lalu memberi minum anjing itu. Maka Allah menghargai perbuatannya dan mengampuninya." Mereka bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kami mendapat pahala pada (perlakuan baik terhadap) hewan?" Beliau bersabda, "Pada setiap yang memiliki hati yang basah (yang bernyawa) ada pahala."