Sunan Abu Dawud · 2928

No. 3372 versi Muhyiddin 'Abdul Hamid

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Transaksi Jual Beliكتاب البيوع
Bab
Bab 23: Menjual buah-buahan sebelum tampak kelayakannyaباب فِي بَيْعِ الثِّمَارِ قَبْلَ أَنْ يَبْدُوَ صَلاَحُهَا

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا عَنْبَسَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنِي يُونُسُ قَالَ سَأَلْتُ أَبَا الزِّنَادِ عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ قَبْلَ أَنْ يَبْدُوَ صَلَاحُهُ وَمَا ذُكِرَ فِي ذَلِكَ فَقَالَ كَانَ عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ يُحَدِّثُ عَنْ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ كَانَ النَّاسُ يَتَبَايَعُونَ الثِّمَارَ قَبْلَ أَنْ يَبْدُوَ صَلَاحُهَا فَإِذَا جَدَّ النَّاسُ وَحَضَرَ تَقَاضِيهِمْ قَالَ الْمُبْتَاعُ قَدْ أَصَابَ الثَّمَرَ الدُّمَانُ وَأَصَابَهُ قُشَامٌ وَأَصَابَهُ مُرَاضٌ عَاهَاتٌ يَحْتَجُّونَ بِهَا فَلَمَّا كَثُرَتْ خُصُومَتُهُمْ عِنْدَ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَالْمَشُورَةِ يُشِيرُ بِهَا فَإِمَّا لَا فَلَا تَتَبَايَعُوا الثَّمَرَةَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهَا لِكَثْرَةِ خُصُومَتِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ.

Terjemah

Ahmad bin Shalih menyampaikan kepada kami, Anbasah bin Khalid menyampaikan kepada kami, Yunus menyampaikan kepadaku, dia berkata: Aku bertanya kepada Abu az-Zinad tentang menjual buah sebelum tampak kelayakannya dan apa yang disebutkan mengenai hal itu. Maka dia berkata: Urwah bin az-Zubair dahulu menyampaikan dari Sahl bin Abi Hatsmah, dari Zaid bin Tsabit, dia berkata: Orang-orang dahulu memperjualbelikan buah-buahan sebelum tampak kelayakannya. Apabila tiba masa panen dan waktu penagihan, pembeli berkata, "Buah itu terkena busuk, terkena rontok, terkena penyakit" — berbagai hama yang mereka jadikan alasan. Ketika perselisihan mereka semakin banyak di hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda — sebagai saran yang beliau isyaratkan — "Kalau begitu, janganlah kalian memperjualbelikan buah sampai tampak kelayakannya," karena banyaknya perselisihan dan pertikaian mereka.