Sunan Abu Dawud · 3920

No. 4523 versi Muhyiddin 'Abdul Hamid

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Macam-macam Diyatكتاب الديات
Bab
Bab 9: Tentang meninggalkan qishash dengan qasamahباب فِي تَرْكِ الْقَوَدِ بِالْقَسَامَةِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الصَّبَّاحِ الزَّعْفَرَانِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُبَيْدٍ الطَّائِيُّ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ يَسَارٍ زَعَمَ أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ يُقَالُ لَهُ سَهْلُ بْنُ أَبِي حَثْمَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ نَفَرًا مِنْ قَوْمِهِ انْطَلَقُوا إِلَى خَيْبَرَ فَتَفَرَّقُوا فِيهَا فَوَجَدُوا أَحَدَهُمْ قَتِيلًا فَقَالُوا لِلَّذِينَ وَجَدُوهُ عِنْدَهُمْ قَتَلْتُمْ صَاحِبَنَا فَقَالُوا مَا قَتَلْنَاهُ وَلَا عَلِمْنَا قَاتِلًا فَانْطَلَقْنَا إِلَى نَبِيِّ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَالَ لَهُمْ تَأْتُونِي بِالْبَيِّنَةِ عَلَى مَنْ قَتَلَ هَذَا قَالُوا مَا لَنَا بَيِّنَةٌ قَالَ فَيَحْلِفُونَ لَكُمْ قَالُوا لَا نَرْضَى بِأَيْمَانِ الْيَهُودِ فَكَرِهَ نَبِيُّ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُبْطِلَ دَمَهُ فَوَدَاهُ مِائَةً مِنْ إِبِلِ الصَّدَقَةِ.

Terjemah

Al-Hasan bin Muhammad bin ash-Shabbah az-Za'farani menyampaikan kepada kami, Abu Nu'aim menyampaikan kepada kami, Sa'id bin Ubaid ath-Tha'i menyampaikan kepada kami, dari Busyair bin Yasar; dia menyatakan bahwa seorang lelaki dari Anshar bernama Sahl bin Abi Hatsmah mengabarkan kepadanya bahwa sekelompok orang dari kaumnya pergi ke Khaibar lalu berpencar di sana. Maka mereka mendapati salah seorang dari mereka terbunuh. Mereka berkata kepada orang-orang yang di tempat mereka dia ditemukan, "Kalian telah membunuh sahabat kami." Mereka berkata, "Kami tidak membunuhnya dan kami tidak mengetahui pembunuhnya." Maka kami pergi kepada Nabi Allah shallallahu 'alaihi wa sallam. Dia berkata: Maka beliau bersabda kepada mereka, "Datangkan kepadaku bukti atas siapa yang membunuh orang ini." Mereka berkata, "Kami tidak memiliki bukti." Beliau bersabda, "Maka mereka bersumpah untuk kalian." Mereka berkata, "Kami tidak rida dengan sumpah orang-orang Yahudi." Maka Nabi Allah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak suka menyia-nyiakan darahnya, sehingga beliau membayar diatnya seratus ekor unta dari unta sedekah.