Sunan Abu Dawud · 4365

No. 5019 versi Muhyiddin 'Abdul Hamid

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Adab dan Perilaku Umumكتاب الأدب
Bab
Bab 96: Tentang mimpiباب فِي الرُّؤْيَا

Teks Arab

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ لَمْ تَكَدْ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ أَنْ تَكْذِبَ وَأَصْدَقُهُمْ رُؤْيَا أَصْدَقُهُمْ حَدِيثًا وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ فَالرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ بِهِ الْمَرْءُ نَفْسَهُ فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ وَلَا يُحَدِّثْ بِهَا النَّاسَ قَالَ وَأُحِبُّ الْقَيْدَ وَأَكْرَهُ الْغُلَّ وَالْقَيْدُ ثَبَاتٌ فِي الدِّينِ قَالَ أَبُو دَاوُد إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ يَعْنِي إِذَا اقْتَرَبَ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ يَعْنِي يَسْتَوِيَانِ.

Terjemah

Qutaibah bin Sa'id menyampaikan kepada kami, Abdul Wahhab menyampaikan kepada kami, dari Ayyub, dari Muhammad, dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Apabila zaman telah mendekat (akhir), mimpi seorang mukmin hampir tidak berdusta. Dan yang paling benar mimpinya di antara mereka adalah yang paling benar ucapannya. Mimpi itu ada tiga: mimpi yang baik adalah kabar gembira dari Allah; mimpi yang menyedihkan berasal dari setan; dan mimpi yang berasal dari apa yang dibicarakan seseorang dengan dirinya sendiri. Maka apabila salah seorang dari kalian melihat apa yang dia tidak sukai, hendaklah dia berdiri lalu salat, dan jangan menceritakannya kepada orang-orang." Beliau bersabda, "Dan aku menyukai (mimpi) belenggu kaki dan tidak menyukai belenggu tangan; belenggu kaki adalah keteguhan dalam agama." Abu Dawud berkata: "Apabila zaman telah mendekat" maksudnya apabila malam dan siang mendekat — yakni keduanya menjadi sama panjang.