Musnad Ahmad · 4593

No. 4825 pada edisi ar-Risalah

Derajat
Memuat derajat…

Teks Arab

حَدَّثَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا يَعْنِي ضَنَّ النَّاسُ بِالدِّينَارِ وَالدِّرْهَمِ وَتَبَايَعُوا بِالْعَيْنِ وَاتَّبَعُوا أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَتَرَكُوا الْجِهَادَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَنْزَلَ اللَّهُ بِهِمْ بَلَاءً فَلَمْ يَرْفَعْهُ عَنْهُمْ حَتَّى يُرَاجِعُوا دِينَهُمْ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami al-Aswad bin Amir: telah mengabarkan kepada kami Abu Bakr, dari al-A'masy, dari Atha' bin Abi Rabah, dari Ibnu Umar, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila manusia kikir dengan dinar dan dirham, saling berjual beli dengan cara 'inah (jual beli riba terselubung), mengikuti ekor-ekor sapi (sibuk bertani dan berdunia), dan meninggalkan jihad di jalan Allah, maka Allah menurunkan bencana kepada mereka dan Dia tidak mengangkatnya dari mereka sampai mereka kembali kepada agama mereka."