Shahih Bukhari · 188

No. 195 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Wudhuكتاب الوضوء
Bab
Bab 45: Mandi dan wudhu dalam bejana besar, cangkir, kayu, dan batuباب الْغُسْلِ وَالْوُضُوءِ فِي الْمِخْضَبِ وَالْقَدَحِ وَالْخَشَبِ وَالْحِجَارَةِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنِيرٍ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ بَكْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَقَامَ مَنْ كَانَ قَرِيبَ الدَّارِ إِلَى أَهْلِهِ وَبَقِيَ قَوْمٌ فَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِخْضَبٍ مِنْ حِجَارَةٍ فِيهِ مَاءٌ فَصَغُرَ الْمِخْضَبُ أَنْ يَبْسُطَ فِيهِ كَفَّهُ فَتَوَضَّأَ الْقَوْمُ كُلُّهُمْ قُلْنَا كَمْ كُنْتُمْ قَالَ ثَمَانِينَ وَزِيَادَةً.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Munir, ia mendengar Abdullah bin Bakr berkata: Telah menceritakan kepada kami Humaid, dari Anas, ia berkata: Waktu shalat telah tiba, maka orang yang rumahnya dekat pergi menemui keluarganya, dan tinggallah sekelompok orang. Lalu dibawakan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebuah bejana dari batu berisi air. Bejana itu terlalu kecil untuk beliau bentangkan telapak tangannya di dalamnya. Namun seluruh kaum itu dapat berwudhu (darinya). Kami bertanya: 'Berapa jumlah kalian?' Ia menjawab: 'Delapan puluh lebih.'