Shahih Bukhari · 1981

No. 2125 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Jual Beli dan Perdaganganكتاب البيوع
Bab
Bab 50: Dibencinya keributan di pasarباب كَرَاهِيَةِ السَّخَبِ فِي السُّوقِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سِنَانٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ حَدَّثَنَا هِلَالٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ قَالَ لَقِيتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قُلْتُ أَخْبِرْنِي عَنْ صِفَةِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي التَّوْرَاةِ قَالَ أَجَلْ وَاللَّهِ إِنَّهُ لَمَوْصُوفٌ فِي التَّوْرَاةِ بِبَعْضِ صِفَتِهِ فِي الْقُرْآنِ { يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا } وَحِرْزًا لِلْأُمِّيِّينَ أَنْتَ عَبْدِي وَرَسُولِي سَمَّيْتُكَ المتَوَكِّلَ لَيْسَ بِفَظٍّ وَلَا غَلِيظٍ وَلَا سَخَّابٍ فِي الْأَسْوَاقِ وَلَا يَدْفَعُ بِالسَّيِّئَةِ السَّيِّئَةَ وَلَكِنْ يَعْفُو وَيَغْفِرُ وَلَنْ يَقْبِضَهُ اللَّهُ حَتَّى يُقِيمَ بِهِ الْمِلَّةَ الْعَوْجَاءَ بِأَنْ يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَيَفْتَحُ بِهَا أَعْيُنًا عُمْيًا وَآذَانًا صُمًّا وَقُلُوبًا غُلْفًا تَابَعَهُ عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ هِلَالٍ وَقَالَ سَعِيدٌ عَنْ هِلَالٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ سَلَامٍ { غُلْفٌ } كُلُّ شَيْءٍ فِي غِلَافٍ سَيْفٌ أَغْلَفُ وَقَوْسٌ غَلْفَاءُ وَرَجُلٌ أَغْلَفُ إِذَا لَمْ يَكُنْ مَخْتُونًا.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Sinan, telah menceritakan kepada kami Fulaih, telah menceritakan kepada kami Hilal, dari Atha' bin Yasar, ia berkata: Aku berjumpa dengan Abdullah bin Amr bin Al-Ash radhiyallahu 'anhuma. Aku berkata: 'Kabarkanlah kepadaku tentang sifat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam Taurat.' Ia menjawab: 'Baiklah. Demi Allah, sesungguhnya beliau disifati dalam Taurat dengan sebagian sifatnya dalam Al-Quran: {Wahai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu sebagai saksi, pembawa kabar gembira, dan pemberi peringatan} serta pelindung bagi kaum ummi. Engkau adalah hamba-Ku dan Rasul-Ku; Aku menamaimu Al-Mutawakkil. Bukan orang yang kasar, bukan pula orang yang keras hati, dan bukan orang yang berteriak-teriak di pasar-pasar. Ia tidak membalas keburukan dengan keburukan, tetapi ia memaafkan dan mengampuni. Dan Allah tidak akan mewafatkannya sampai Dia meluruskan dengannya agama yang bengkok, yaitu dengan mereka mengucapkan la ilaha illallah; dan dengannya Allah membuka mata-mata yang buta, telinga-telinga yang tuli, dan hati-hati yang tertutup.' Hadits ini dikuatkan oleh Abdul Aziz bin Abu Salamah, dari Hilal. Dan Sa'id berkata, dari Hilal, dari Atha', dari Ibnu Salam. {Ghulf} artinya segala sesuatu yang berada dalam sarung: pedang aghlaf, busur ghalfa'; dan laki-laki aghlaf apabila ia belum dikhitan.