Shahih Bukhari · 23

No. 24 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Imanكتاب الإيمان
Bab
Bab 16: Malu termasuk imanباب الْحَيَاءُ مِنَ الإِيمَانِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ عَلَى رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ وَهُوَ يَعِظُ أَخَاهُ فِي الْحَيَاءِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعْهُ فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنْ الْإِيمَانِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Malik bin Anas, dari Ibnu Syihab, dari Salim bin Abdullah, dari ayahnya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melewati seorang laki-laki dari kaum Anshar yang sedang menasihati saudaranya tentang rasa malu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Biarkan dia, karena sesungguhnya rasa malu adalah bagian dari iman.'