Shahih Bukhari · 2329

No. 2512 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Gadai (Ar-Rahn)كتاب الرهن
Bab
Bab 4: Barang gadai boleh ditunggangi dan diperahباب الرَّهْنُ مَرْكُوبٌ وَمَحْلُوبٌ

Teks Arab

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّاءُ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّهْنُ يُرْكَبُ بِنَفَقَتِهِ إِذَا كَانَ مَرْهُونًا وَلَبَنُ الدَّرِّ يُشْرَبُ بِنَفَقَتِهِ إِذَا كَانَ مَرْهُونًا وَعَلَى الَّذِي يَرْكَبُ وَيَشْرَبُ النَّفَقَةُ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Muqatil, telah mengabarkan kepada kami Abdullah, telah mengabarkan kepada kami Zakariya, dari Asy-Sya'bi, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Barang gadai boleh dikendarai sebagai imbalan nafkahnya apabila ia digadaikan, susu hewan perah boleh diminum sebagai imbalan nafkahnya apabila ia digadaikan, dan atas orang yang mengendarai serta meminum itulah kewajiban nafkahnya.'