Shahih Bukhari · 2342

No. 2527 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Memerdekakan Budakكتاب العتق
Bab
Bab 5: Apabila seseorang memerdekakan bagiannya pada seorang budak, dan ia tidak memiliki harta, maka budak itu diminta berusaha tanpa dipersulit, seperti kitabahباب إِذَا أَعْتَقَ نَصِيبًا فِي عَبْدٍ، وَلَيْسَ لَهُ مَالٌ اسْتُسْعِيَ الْعَبْدُ غَيْرَ مَشْقُوقٍ عَلَيْ، عَلَى نَحْوِ الْكِتَابَةِه

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ ابْنُ أَبِي رَجَاءٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ سَمِعْتُ قَتَادَةَ قَالَ حَدَّثَنِي النَّضْرُ بْنُ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَعْتَقَ شَقِيصًا مِنْ عَبْدٍ حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَعْتَقَ نَصِيبًا أَوْ شَقِيصًا فِي مَمْلُوكٍ فَخَلَاصُهُ عَلَيْهِ فِي مَالِهِ إِنْ كَانَ لَهُ مَالٌ وَإِلَّا قُوِّمَ عَلَيْهِ فَاسْتُسْعِيَ بِهِ غَيْرَ مَشْقُوقٍ عَلَيْهِ تَابَعَهُ حَجَّاجُ بْنُ حَجَّاجٍ وَأَبَانُ وَمُوسَى بْنُ خَلَفٍ عَنْ قَتَادَةَ اخْتَصَرَهُ شُعْبَةُ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abu Raja', telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam, telah menceritakan kepada kami Jarir bin Hazim: Aku mendengar Qatadah berkata: Telah menceritakan kepadaku An-Nadhr bin Anas bin Malik, dari Basyir bin Nahik, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Barangsiapa memerdekakan sebagian dari seorang hamba...' (riwayat ini terhenti di sini). Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai', telah menceritakan kepada kami Sa'id, dari Qatadah, dari An-Nadhr bin Anas, dari Basyir bin Nahik, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Barangsiapa memerdekakan bagian atau sebagian dari seorang hamba, maka pembebasan seluruhnya menjadi tanggungannya dari hartanya jika ia memiliki harta; jika tidak, hamba itu dinilai harganya lalu ia diminta bekerja (untuk menebus sisanya) tanpa dibebani secara memberatkan.' Hadits ini diikuti oleh Hajjaj bin Hajjaj, Aban, dan Musa bin Khalaf dari Qatadah; sedangkan Syu'bah meringkasnya.