Shahih Bukhari · 2541

No. 2746 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Wasiat (Washaya)كتاب الوصايا
Bab
Bab 5: Apabila orang sakit mengisyaratkan dengan kepalanya dengan isyarat yang jelas, maka sahباب إِذَا أَوْمَأَ الْمَرِيضُ بِرَأْسِهِ إِشَارَةً بَيِّنَةً جَازَتْ

Teks Arab

حَدَّثَنَا حَسَّانُ بْنُ أَبِي عَبَّادٍ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ يَهُودِيًّا رَضَّ رَأْسَ جَارِيَةٍ بَيْنَ حَجَرَيْنِ فَقِيلَ لَهَا مَنْ فَعَلَ بِكِ أَفُلَانٌ أَوْ فُلَانٌ حَتَّى سُمِّيَ الْيَهُودِيُّ فَأَوْمَأَتْ بِرَأْسِهَا فَجِيءَ بِهِ فَلَمْ يَزَلْ حَتَّى اعْتَرَفَ فَأَمَرَ النَّبِيُّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرُضَّ رَأْسُهُ بِالْحِجَارَةِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Hassan bin Abu Abbad, telah menceritakan kepada kami Hammam, dari Qatadah, dari Anas radhiyallahu 'anhu, bahwa seorang Yahudi meremukkan kepala seorang budak perempuan di antara dua batu. Lalu ditanyakan kepadanya: 'Siapa yang melakukan ini kepadamu? Apakah si fulan atau si fulan?' sampai disebutkan nama Yahudi itu, maka ia mengangguk dengan kepalanya. Yahudi itu pun didatangkan dan terus ditanya sampai ia mengakuinya. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan, lalu kepalanya diremukkan dengan batu.