Shahih Bukhari · 3547

No. 3834 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Keutamaan Kaum Anshar di Madinahكتاب مناقب الأنصار
Bab
Bab 26: Hari-hari jahiliyahباب أَيَّامِ الْجَاهِلِيَّةِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ بَيَانٍ أَبِي بِشْرٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ قَالَ دَخَلَ أَبُو بَكْرٍ عَلَى امْرَأَةٍ مِنْ أَحْمَسَ يُقَالُ لَهَا زَيْنَبُ فَرَآهَا لَا تَكَلَّمُ فَقَالَ مَا لَهَا لَا تَكَلَّمُ قَالُوا حَجَّتْ مُصْمِتَةً قَالَ لَهَا تَكَلَّمِي فَإِنَّ هَذَا لَا يَحِلُّ هَذَا مِنْ عَمَلِ الْجَاهِلِيَّةِ فَتَكَلَّمَتْ فَقَالَتْ مَنْ أَنْتَ قَالَ امْرُؤٌ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ قَالَتْ أَيُّ الْمُهَاجِرِينَ قَالَ مِنْ قُرَيْشٍ قَالَتْ مِنْ أَيِّ قُرَيْشٍ أَنْتَ قَالَ إِنَّكِ لَسَئُولٌ أَنَا أَبُو بَكْرٍ قَالَتْ مَا بَقَاؤُنَا عَلَى هَذَا الْأَمْرِ الصَّالِحِ الَّذِي جَاءَ اللَّهُ بِهِ بَعْدَ الْجَاهِلِيَّةِ قَالَ بَقَاؤُكُمْ عَلَيْهِ مَا اسْتَقَامَتْ بِكُمْ أَئِمَّتُكُمْ قَالَتْ وَمَا الْأَئِمَّةُ قَالَ أَمَا كَانَ لِقَوْمِكِ رُءُوسٌ وَأَشْرَافٌ يَأْمُرُونَهُمْ فَيُطِيعُونَهُمْ قَالَتْ بَلَى قَالَ فَهُمْ أُولَئِكِ عَلَى النَّاسِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abu An-Nu'man, telah menceritakan kepada kami Abu Awanah, dari Bayan Abu Bisyr, dari Qais bin Abu Hazim, ia berkata: Abu Bakar masuk menemui seorang wanita dari kabilah Ahmas bernama Zainab. Ia melihat wanita itu tidak berbicara, maka ia bertanya: 'Mengapa ia tidak berbicara?' Mereka menjawab: 'Ia berhaji dengan bernazar diam.' Abu Bakar berkata kepadanya: 'Berbicaralah, karena ini tidak halal; ini termasuk perbuatan jahiliyah.' Maka wanita itu berbicara dan bertanya: 'Siapa engkau?' Ia menjawab: 'Seorang lelaki dari kaum Muhajirin.' Wanita itu bertanya: 'Muhajirin yang mana?' Ia menjawab: 'Dari Quraisy.' Ia bertanya: 'Dari Quraisy yang mana engkau?' Ia menjawab: 'Sungguh engkau banyak bertanya. Aku Abu Bakar.' Wanita itu bertanya: 'Berapa lama kami dapat bertahan di atas perkara baik yang Allah datangkan setelah masa jahiliyah ini?' Ia menjawab: 'Kalian bertahan di atasnya selama para pemimpin kalian lurus bersama kalian.' Ia bertanya: 'Apa itu para pemimpin?' Abu Bakar menjawab: 'Bukankah kaummu memiliki para kepala dan pemuka yang memerintah mereka lalu mereka menaatinya?' Ia menjawab: 'Benar.' Abu Bakar berkata: 'Merekalah para pemimpin atas manusia.'