- Derajat
- Kitab
- Pernikahan (Nikah)كتاب النكاح
- Bab
- Bab 14: Menikahkan orang yang kesulitan harta, berdasarkan firman-Nya Ta'ala: "Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya"بَابُ تَزْوِيجِ الْمُعْسِرِ لِقَوْلِهِ تَعَالَى: {إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ}
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Abu Hazim, dari ayahnya, dari Sahl bin Sa'd As-Sa'idi, ia berkata: Seorang wanita datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata: 'Wahai Rasulullah, aku datang untuk menyerahkan diriku kepadamu.' Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memandangnya, menaikkan dan menurunkan pandangan kepadanya, kemudian beliau menundukkan kepala. Ketika wanita itu melihat beliau tidak memutuskan sesuatu tentangnya, ia pun duduk. Lalu berdirilah seorang lelaki dari sahabat beliau dan berkata: 'Wahai Rasulullah, jika engkau tidak berhajat kepadanya, nikahkanlah aku dengannya.' Beliau bertanya: 'Apakah engkau memiliki sesuatu?' Ia menjawab: 'Tidak, demi Allah, wahai Rasulullah.' Beliau bersabda: 'Pergilah kepada keluargamu dan lihatlah, apakah engkau menemukan sesuatu.' Ia pergi lalu kembali dan berkata: 'Tidak, demi Allah, aku tidak menemukan apa pun.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Carilah, walau hanya cincin dari besi.' Ia pergi lalu kembali dan berkata: 'Tidak, demi Allah, wahai Rasulullah, cincin besi pun tidak ada. Tetapi ini kainku' — Sahl berkata: ia tidak memiliki selendang — 'setengahnya untuk dia.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Apa yang dapat engkau perbuat dengan kainmu? Jika engkau memakainya, ia tidak memperoleh apa pun darinya; dan jika ia memakainya, engkau tidak memperoleh apa pun darinya.' Maka lelaki itu duduk, hingga setelah lama duduk ia berdiri. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihatnya berpaling pergi, maka beliau memerintahkan agar ia dipanggil. Ketika ia datang, beliau bertanya: 'Apa yang engkau hafal dari Al-Qur'an?' Ia menjawab: 'Aku hafal surah ini dan surah itu' — ia menyebutkannya. Beliau bertanya: 'Engkau dapat membacanya di luar kepala?' Ia menjawab: 'Ya.' Beliau bersabda: 'Pergilah, sungguh aku telah menjadikannya milikmu (sebagai istri) dengan mahar hafalan Al-Qur'an yang ada padamu.'