Shahih Bukhari · 4918

No. 5334 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Talakكتاب الطلاق
Bab
Bab 46: Perempuan yang ditinggal mati suaminya berihdad selama empat bulan sepuluh hariباب تُحِدُّ الْمُتَوَفَّى عَنْهَا زَوْجُهَا أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا

Teks Arab

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ نَافِعٍ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّهَا أَخْبَرَتْهُ هَذِهِ الْأَحَادِيثَ الثَّلَاثَةَ قَالَتْ زَيْنَبُ دَخَلْتُ عَلَى أُمِّ حَبِيبَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ تُوُفِّيَ أَبُوهَا أَبُو سُفْيَانَ بْنُ حَرْبٍ فَدَعَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ بِطِيبٍ فِيهِ صُفْرَةٌ خَلُوقٌ أَوْ غَيْرُهُ فَدَهَنَتْ مِنْهُ جَارِيَةً ثُمَّ مَسَّتْ بِعَارِضَيْهَا ثُمَّ قَالَتْ وَاللَّهِ مَا لِي بِالطِّيبِ مِنْ حَاجَةٍ غَيْرَ أَنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُحِدَّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلَاثِ لَيَالٍ إِلَّا عَلَى زَوْجٍ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, telah mengabarkan kepada kami Malik, dari Abdullah bin Abu Bakar bin Muhammad bin Amr bin Hazm, dari Humaid bin Nafi', dari Zainab binti Abu Salamah, bahwa ia mengabarkan kepadanya tiga hadits ini. Zainab berkata: Aku menemui Ummu Habibah istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika ayahnya, Abu Sufyan bin Harb, wafat. Ummu Habibah meminta diambilkan wewangian yang mengandung warna kuning, khaluq atau selainnya, lalu ia melumurkannya kepada seorang budak perempuan kemudian mengusapkannya pada kedua pipinya. Lalu ia berkata: 'Demi Allah, aku tidak membutuhkan wewangian, hanya saja aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir berkabung atas mayat lebih dari tiga malam, kecuali atas suami, yaitu empat bulan sepuluh hari.'