- Derajat
- Kitab
- Penyembelihan Hewan atas Kelahiran Anak (Aqiqah)كتاب العقيقة
- Bab
- Bab 1: Memberi nama bayi pada pagi hari ia dilahirkan, bagi yang tidak mengakikahkannya, dan mentahniknyaباب تَسْمِيَةِ الْمَوْلُودِ غَدَاةَ يُولَدُ، لِمَنْ لَمْ يَعُقَّ عَنْهُ، وَتَحْنِيكِهِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Mathar bin Al-Fadhl, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun, telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Aun, dari Anas bin Sirin, dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Anak Abu Thalhah sedang sakit. Abu Thalhah keluar, lalu anak itu meninggal. Ketika Abu Thalhah pulang, ia bertanya: 'Bagaimana keadaan anakku?' Ummu Sulaim menjawab: 'Ia lebih tenang daripada sebelumnya.' Lalu ia menghidangkan makan malam untuknya; ia pun makan malam, kemudian menggaulinya. Setelah selesai, Ummu Sulaim berkata: 'Kuburkanlah anak itu.' Ketika pagi hari, Abu Thalhah mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan mengabarkannya. Beliau bertanya: 'Apakah kalian berhubungan tadi malam?' Ia menjawab: 'Ya.' Beliau berdoa: 'Ya Allah, berkahilah keduanya.' Maka Ummu Sulaim melahirkan seorang anak laki-laki. Abu Thalhah berkata kepadaku: 'Jagalah dia sampai engkau membawanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.' Maka ia membawanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dan Ummu Sulaim mengirimkan beberapa butir kurma bersamanya. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengambil bayi itu dan bertanya: 'Apakah bersamanya ada sesuatu?' Mereka menjawab: 'Ya, beberapa butir kurma.' Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengambilnya dan mengunyahnya, kemudian mengambilnya dari mulut beliau dan meletakkannya di mulut bayi itu serta mentahniknya dengan kurma tersebut, lalu menamainya Abdullah. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al-Mutsanna, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Adi, dari Ibnu Aun, dari Muhammad, dari Anas, dan ia membawakan hadits ini.