Shahih Bukhari · 5954

No. 6434 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Melembutkan Hati (Ar-Riqaq)كتاب الرقاق
Bab
Bab 9: Perginya orang-orang salehباب ذَهَابِ الصَّالِحِينَ

Teks Arab

حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ بَيَانٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنْ مِرْدَاسٍ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْهَبُ الصَّالِحُونَ الْأَوَّلُ فَالْأَوَّلُ وَيَبْقَى حُفَالَةٌ كَحُفَالَةِ الشَّعِيرِ أَوْ التَّمْرِ لَا يُبَالِيهِمْ اللَّهُ بَالَةً قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ يُقَالُ حُفَالَةٌ وَحُثَالَةٌ.

Terjemah

Telah menceritakan kepadaku Yahya bin Hammad, telah menceritakan kepada kami Abu Awanah, dari Bayan, dari Qais bin Abu Hazim, dari Mirdas Al-Aslami, ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Orang-orang salih pergi (wafat) satu demi satu, dan yang tersisa adalah sisa-sisa buruk seperti sisa-sisa buruk gandum atau kurma, yang Allah sama sekali tidak mempedulikan mereka.' Abu Abdullah (Al-Bukhari) berkata: Dikatakan hufaalah dan hutsaalah (dua lafaz dengan makna sama: sisa/kotoran).