Shahih Bukhari · 6021

No. 6502 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Melembutkan Hati (Ar-Riqaq)كتاب الرقاق
Bab
Bab 38: Kerendahan hatiباب التَّوَاضُعِ

Teks Arab

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ كَرَامَةَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ حَدَّثَنِي شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي نَمِرٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ قَالَ مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا وَإِنْ سَأَلَنِي لَأُعْطِيَنَّهُ وَلَئِنْ اسْتَعَاذَنِي لَأُعِيذَنَّهُ وَمَا تَرَدَّدْتُ عَنْ شَيْءٍ أَنَا فَاعِلُهُ تَرَدُّدِي عَنْ نَفْسِ الْمُؤْمِنِ يَكْرَهُ الْمَوْتَ وَأَنَا أَكْرَهُ مَسَاءَتَهُ.

Terjemah

Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Utsman bin Karamah, telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad, telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Bilal, telah menceritakan kepadaku Syarik bin Abdullah bin Abu Namir, dari Atha', dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Sesungguhnya Allah berfirman: Barangsiapa memusuhi wali-Ku, maka sungguh Aku telah menyatakan perang kepadanya. Dan tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada apa yang telah Aku wajibkan atasnya. Dan hamba-Ku terus-menerus mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah sehingga Aku mencintainya. Apabila Aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang dengannya ia mendengar, penglihatannya yang dengannya ia melihat, tangannya yang dengannya ia memukul (memegang), dan kakinya yang dengannya ia berjalan. Jika ia meminta kepada-Ku, sungguh Aku akan memberinya; dan jika ia memohon perlindungan kepada-Ku, sungguh Aku akan melindunginya. Dan tidaklah Aku ragu (bimbang) terhadap sesuatu yang Aku lakukan seperti keraguan-Ku terhadap (mencabut) nyawa seorang mukmin: ia tidak menyukai kematian, dan Aku tidak suka menyusahkannya.'