- Derajat
- Kitab
- Sumpah dan Nazarكتاب الأيمان والنذور
- Bab
- Bab 4: Janganlah kalian bersumpah dengan nenek moyang kalianباب لاَ تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab, dari Ayyub, dari Abu Qilabah dan Al-Qasim At-Tamimi, dari Zahdam, ia berkata: Antara kabilah Jarm ini dengan orang-orang Asy'ari terdapat kasih sayang dan persaudaraan. Kami pernah berada di sisi Abu Musa Al-Asy'ari, lalu dihidangkan kepadanya makanan yang di dalamnya ada daging ayam, sedangkan di sisinya ada seorang lelaki dari Bani Taimillah yang berkulit kemerahan seakan-akan dari kalangan mawali. Maka Abu Musa mengajaknya untuk makan, namun lelaki itu berkata: 'Sesungguhnya aku pernah melihat ayam itu memakan sesuatu (yang kotor), maka aku merasa jijik kepadanya, lalu aku bersumpah untuk tidak memakannya.' Maka Abu Musa berkata: 'Bangkitlah, sungguh aku akan menceritakan kepadamu tentang hal itu. Sesungguhnya aku pernah datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersama beberapa orang dari Asy'ari untuk meminta kendaraan (tunggangan) kepada beliau, maka beliau bersabda: Demi Allah, aku tidak akan memberi kalian tunggangan, dan aku tidak memiliki sesuatu untuk aku jadikan tunggangan bagi kalian. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam didatangkan kepadanya harta rampasan berupa unta, maka beliau menanyakan tentang kami dan bersabda: Di manakah orang-orang Asy'ari itu? Maka beliau memerintahkan (untuk memberi) kami lima ekor unta yang berpunuk putih. Ketika kami telah berangkat, kami berkata: Apa yang telah kita lakukan? Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersumpah tidak akan memberi kita tunggangan dan beliau tidak memiliki apa yang bisa dijadikan tunggangan bagi kita, kemudian beliau memberi kita tunggangan. Kita telah membuat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lupa akan sumpahnya. Demi Allah, kita tidak akan beruntung selamanya. Maka kami kembali kepada beliau dan berkata kepada beliau: Sesungguhnya kami datang kepadamu agar engkau memberi kami tunggangan, lalu engkau bersumpah tidak akan memberi kami tunggangan dan engkau tidak memiliki apa yang bisa dijadikan tunggangan bagi kami. Maka beliau bersabda: Sesungguhnya bukan aku yang memberi kalian tunggangan, tetapi Allah-lah yang memberi kalian tunggangan. Demi Allah, aku tidak bersumpah atas suatu sumpah lalu aku melihat yang lainnya lebih baik darinya, melainkan aku mengerjakan yang lebih baik itu dan aku melepaskan diri dari sumpah tersebut (dengan membayar kafarat).'