Shahih Bukhari · 6290

No. 6788 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Batasan dan Hukuman yang Ditetapkan Allah (Hudud)كتاب الحدود
Bab
Bab 12: Dibencinya pemberian syafaat dalam hukuman had, apabila telah diajukan kepada penguasaباب كَرَاهِيَةِ الشَّفَاعَةِ فِي الْحَدِّ، إِذَا رُفِعَ إِلَى السُّلْطَانِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ قُرَيْشًا أَهَمَّتْهُمْ الْمَرْأَةُ الْمَخْزُومِيَّةُ الَّتِي سَرَقَتْ فَقَالُوا مَنْ يُكَلِّمُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَنْ يَجْتَرِئُ عَلَيْهِ إِلَّا أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ حِبُّ رَسُولِ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَلَّمَ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَتَشْفَعُ فِي حَدٍّ مِنْ حُدُودِ اللَّهِ ثُمَّ قَامَ فَخَطَبَ قَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّمَا ضَلَّ مَنْ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا سَرَقَ الشَّرِيفُ تَرَكُوهُ وَإِذَا سَرَقَ الضَّعِيفُ فِيهِمْ أَقَامُوا عَلَيْهِ الْحَدَّ وَايْمُ اللَّهِ لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرَقَتْ لَقَطَعَ مُحَمَّدٌ يَدَهَا.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Sulaiman, telah menceritakan kepada kami Al-Laits, dari Ibnu Syihab, dari Urwah, dari Aisyah radhiyallahu 'anha, bahwa orang-orang Quraisy merasa gelisah karena seorang wanita dari Bani Makhzum yang mencuri. Mereka berkata, "Siapa yang mau berbicara kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan siapa yang berani kepada beliau selain Usamah bin Zaid, orang yang dicintai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" Maka Usamah berbicara kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau bersabda, "Apakah engkau memberi syafaat (pembelaan) dalam salah satu hukuman had Allah?" Kemudian beliau berdiri dan berkhutbah, beliau bersabda, "Wahai manusia, sesungguhnya yang menyesatkan orang-orang sebelum kalian adalah bahwa apabila orang mulia mencuri mereka membiarkannya, dan apabila orang lemah di antara mereka mencuri mereka menegakkan hukuman had atasnya. Demi Allah, sekiranya Fathimah binti Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam mencuri, niscaya Muhammad memotong tangannya."