Shahih Bukhari · 6372

No. 6880 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Diyat (Denda Darah)كتاب الديات
Bab
Bab 8: Orang yang memiliki korban terbunuh, maka ia berada pada pilihan terbaik dari dua pandanganباب مَنْ قُتِلَ لَهُ قَتِيلٌ فَهْوَ بِخَيْرِ النَّظَرَيْنِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ خُزَاعَةَ قَتَلُوا رَجُلًا وَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَجَاءٍ حَدَّثَنَا حَرْبٌ عَنْ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ أَنَّهُ عَامَ فَتْحِ مَكَّةَ قَتَلَتْ خُزَاعَةُ رَجُلًا مِنْ بَنِي لَيْثٍ بِقَتِيلٍ لَهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ حَبَسَ عَنْ مَكَّةَ الْفِيلَ وَسَلَّطَ عَلَيْهِمْ رَسُولَهُ وَالْمُؤْمِنِينَ أَلَا وَإِنَّهَا لَمْ تَحِلَّ لِأَحَدٍ قَبْلِي وَلَا تَحِلُّ لِأَحَدٍ بَعْدِي أَلَا وَإِنَّمَا أُحِلَّتْ لِي سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ أَلَا وَإِنَّهَا سَاعَتِي هَذِهِ حَرَامٌ لَا يُخْتَلَى شَوْكُهَا وَلَا يُعْضَدُ شَجَرُهَا وَلَا يَلْتَقِطُ سَاقِطَتَهَا إِلَّا مُنْشِدٌ وَمَنْ قُتِلَ لَهُ قَتِيلٌ فَهُوَ بِخَيْرِ النَّظَرَيْنِ إِمَّا يُودَى وَإِمَّا يُقَادُ فَقَامَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ يُقَالُ لَهُ أَبُو شَاهٍ فَقَالَ اكْتُبْ لِي يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اكْتُبُوا لِأَبِي شَاهٍ ثُمَّ قَامَ رَجُلٌ مِنْ قُرَيْشٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِلَّا الْإِذْخِرَ فَإِنَّمَا نَجْعَلُهُ فِي بُيُوتِنَا وَقُبُورِنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا الْإِذْخِرَ وَتَابَعَهُ عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ شَيْبَانَ فِي الْفِيلِ قَالَ بَعْضُهُمْ عَنْ أَبِي نُعَيْمٍ الْقَتْلَ وَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ إِمَّا أَنْ يُقَادَ أَهْلُ الْقَتِيلِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim, telah menceritakan kepada kami Syaiban dari Yahya, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah bahwa kabilah Khuza'ah membunuh seorang lelaki. Abdullah bin Raja' berkata: telah menceritakan kepada kami Harb dari Yahya, telah menceritakan kepada kami Abu Salamah, telah menceritakan kepada kami Abu Hurairah bahwa pada tahun penaklukan Makkah, kabilah Khuza'ah membunuh seorang lelaki dari Bani Laits sebagai balasan atas orang mereka yang terbunuh pada masa jahiliah. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri dan bersabda, "Sesungguhnya Allah telah menahan pasukan bergajah dari Makkah, dan menjadikan Rasul-Nya serta kaum mukminin berkuasa atas penduduknya. Ketahuilah, sesungguhnya Makkah tidak pernah halal (untuk diperangi) bagi seorang pun sebelumku, dan tidak akan halal bagi seorang pun setelahku. Ketahuilah, ia hanya dihalalkan bagiku selama sesaat di siang hari. Ketahuilah, saat ini ia telah kembali menjadi haram: tidak boleh dipotong rerumputannya, tidak boleh ditebang pepohonannya, dan tidak boleh dipungut barang temuannya kecuali oleh orang yang hendak mengumumkannya. Dan barangsiapa keluarganya terbunuh, maka ia memiliki dua pilihan terbaik: menerima diyat atau menuntut qishash." Maka berdirilah seorang lelaki dari penduduk Yaman yang bernama Abu Syah dan berkata, "Tuliskanlah untukku, wahai Rasulullah." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tuliskanlah untuk Abu Syah." Kemudian berdirilah seorang lelaki dari Quraisy dan berkata, "Wahai Rasulullah, kecuali pohon idzkhir, karena kami menggunakannya untuk rumah-rumah dan kuburan kami." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Kecuali pohon idzkhir." Ubaidullah mengikutinya (dalam riwayat) dari Syaiban tentang pasukan bergajah. Sebagian dari mereka menyebutkan dari Abu Nu'aim dengan lafaz "pembunuhan", dan Ubaidullah berkata, "Atau keluarga korban menuntut qishash."