Shahih Bukhari · 6642

No. 7178 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Hukum-hukum Peradilan (Ahkam)كتاب الأحكام
Bab
Bab 27: Dibencinya pujian kepada penguasa, dan apabila ia keluar mengatakan yang lainباب مَا يُكْرَهُ مِنْ ثَنَاءِ السُّلْطَانِ، وَإِذَا خَرَجَ قَالَ غَيْرَ ذَلِكَ

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أُنَاسٌ لِابْنِ عُمَرَ إِنَّا نَدْخُلُ عَلَى سُلْطَانِنَا فَنَقُولُ لَهُمْ خِلَافَ مَا نَتَكَلَّمُ إِذَا خَرَجْنَا مِنْ عِنْدِهِمْ قَالَ كُنَّا نَعُدُّهَا نِفَاقًا.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim, telah menceritakan kepada kami Ashim bin Muhammad bin Zaid bin Abdullah bin Umar dari ayahnya, ia berkata: Beberapa orang berkata kepada Ibnu Umar, "Sesungguhnya kami masuk menemui penguasa kami lalu kami mengatakan kepada mereka hal yang berbeda dengan apa yang kami bicarakan apabila kami keluar dari hadapan mereka." Ibnu Umar berkata, "Dahulu kami menganggap hal itu sebagai kemunafikan."