Shahih Bukhari · 6911

No. 7465 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Keesaan dan Kemahatunggalan Allah (Tauhid)كتاب التوحيد
Bab
Bab 31: Tentang kehendak dan iradahباب فِي الْمَشِيئَةِ وَالإِرَادَةِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ ح و حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنِي أَخِي عَبْدُ الْحَمِيدِ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي عَتِيقٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ أَنَّ حُسَيْنَ بْنَ عَلِيٍّ عَلَيْهِمَا السَّلَام أَخْبَرَهُ أَنَّ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَرَقَهُ وَفَاطِمَةَ بِنْتَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَقَالَ لَهُمْ أَلَا تُصَلُّونَ قَالَ عَلِيٌّ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّمَا أَنْفُسُنَا بِيَدِ اللَّهِ فَإِذَا شَاءَ أَنْ يَبْعَثَنَا بَعَثَنَا فَانْصَرَفَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ قُلْتُ ذَلِكَ وَلَمْ يَرْجِعْ إِلَيَّ شَيْئًا ثُمَّ سَمِعْتُهُ وَهُوَ مُدْبِرٌ يَضْرِبُ فَخِذَهُ وَيَقُولُ { وَكَانَ الْإِنْسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا }.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abul Yaman, telah mengabarkan kepada kami Syu'aib, dari Az-Zuhri; dan telah menceritakan kepada kami Isma'il, telah menceritakan kepadaku saudaraku Abdul Hamid, dari Sulaiman, dari Muhammad bin Abu Atiq, dari Ibnu Syihab, dari Ali bin Husain, bahwa Husain bin Ali 'alaihimassalam mengabarkan kepadanya, bahwa Ali bin Abu Thalib mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi dirinya dan Fathimah binti Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada suatu malam, lalu beliau bersabda kepada mereka, "Tidakkah kalian shalat (malam)?" Ali berkata: Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya jiwa kami ada di tangan Allah; apabila Dia berkehendak membangunkan kami, Dia pun membangunkan kami." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pergi ketika aku mengatakan hal itu dan tidak menjawab apa pun kepadaku. Kemudian aku mendengar beliau — sementara beliau berpaling — menepuk pahanya dan bersabda: "Dan adalah manusia itu paling banyak membantah."