- Derajat
- Kitab
- Adzanكتاب الأذان
- Bab
- Bab 160: Riwayat tentang bawang putih mentah, bawang merah, dan kucaiباب مَا جَاءَ فِي الثُّومِ النَّىِّ وَالْبَصَلِ وَالْكُرَّاثِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Ufair, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, dari Yunus, dari Ibnu Syihab: Atha' menyatakan bahwa Jabir bin Abdullah menyatakan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Barangsiapa memakan bawang putih atau bawang merah, hendaklah ia menjauhi kami' — atau beliau bersabda: 'hendaklah ia menjauhi masjid kami dan duduk di rumahnya.' Dan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah dibawakan sebuah periuk berisi sayur-sayuran hijau, lalu beliau mencium baunya. Maka beliau bertanya dan diberitahukan sayuran apa yang ada di dalamnya. Beliau bersabda: 'Dekatkanlah kepada sebagian sahabatnya' yang bersama beliau. Ketika sahabat itu melihatnya, ia tidak suka memakannya. Beliau bersabda: 'Makanlah, karena sesungguhnya aku bermunajat kepada yang tidak engkau munajati.' Ahmad bin Shalih berkata, dari Ibnu Wahb: 'dibawakan badr'. Ibnu Wahb berkata: yakni sebuah nampan berisi sayur-sayuran hijau. Al-Laits dan Abu Shafwan tidak menyebutkan kisah periuk itu dari Yunus, maka aku tidak tahu apakah itu ucapan Az-Zuhri ataukah bagian dari hadits.