Shahih Bukhari · 809

No. 856 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Adzanكتاب الأذان
Bab
Bab 160: Riwayat tentang bawang putih mentah, bawang merah, dan kucaiباب مَا جَاءَ فِي الثُّومِ النَّىِّ وَالْبَصَلِ وَالْكُرَّاثِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ مَا سَمِعْتَ نَبِيَّ اللَّه ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي الثُّومِ فَقَالَ قَالَ النَّبِيُّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ فَلَا يَقْرَبْنَا أَوْ لَا يُصَلِّيَنَّ مَعَنَا.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abu Ma'mar, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul Warits, dari Abdul Aziz, ia berkata: Seorang laki-laki bertanya kepada Anas bin Malik: 'Apa yang engkau dengar dari Nabi Allah shallallahu 'alaihi wasallam tentang bawang putih?' Ia menjawab: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Barangsiapa memakan pohon ini, maka janganlah ia mendekati kami' — atau: 'janganlah ia shalat bersama kami.'