- Derajat
- Kitab
- Memohon Hujan kepada Allah (Istisqa')كتاب الاستسقاء
- Bab
- Bab 7: Memohon hujan dalam khutbah Jum'at tanpa menghadap kiblatباب الاِسْتِسْقَاءِ فِي خُطْبَةِ الْجُمُعَةِ غَيْرَ مُسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ja'far, dari Syarik, dari Anas bin Malik, bahwa seorang laki-laki masuk masjid pada hari Jumat dari sebuah pintu yang mengarah ke Darul Qadha', sedang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri berkhutbah. Maka ia berdiri menghadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian berkata: 'Wahai Rasulullah, harta telah binasa dan jalan-jalan terputus, maka berdoalah kepada Allah agar menurunkan hujan kepada kami.' Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menengadahkan kedua tangannya kemudian berdoa: 'Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.' Anas berkata: Demi Allah, kami tidak melihat awan di langit, tidak pula segumpal awan; dan antara kami dan (gunung) Sal' tidak ada rumah maupun bangunan. Perawi berkata: Maka muncullah dari baliknya segumpal awan seperti perisai. Ketika awan itu berada di tengah langit, ia menyebar kemudian menurunkan hujan. Demi Allah, kami tidak melihat matahari selama enam hari. Kemudian seorang laki-laki masuk dari pintu itu pada hari Jumat (berikutnya), sedang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri berkhutbah. Maka ia berdiri menghadap beliau dan berkata: 'Wahai Rasulullah, harta telah binasa dan jalan-jalan terputus, maka berdoalah kepada Allah agar menahannya dari kami.' Perawi berkata: Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menengadahkan kedua tangannya kemudian berdoa: 'Ya Allah, di sekitar kami dan bukan di atas kami. Ya Allah, (turunkanlah) di atas bukit-bukit, dataran-dataran tinggi, perut lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.' Perawi berkata: Maka hujan pun reda dan kami keluar berjalan di bawah sinar matahari. Syarik berkata: Aku bertanya kepada Anas bin Malik: 'Apakah ia laki-laki yang pertama itu?' Ia menjawab: 'Aku tidak tahu.'