Shahih Bukhari · 983

No. 1041 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Gerhanaكتاب الكسوف
Bab
Bab 1: Shalat pada gerhana matahariباب الصَّلاَةِ فِي كُسُوفِ الشَّمْسِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا شِهَابُ بْنُ عَبَّادٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ عَنْ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا مَسْعُودٍ يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ مِنْ النَّاسِ وَلَكِنَّهُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَقُومُوا فَصَلُّوا.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Syihab bin Abbad, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Humaid, dari Isma'il, dari Qais, ia berkata: aku mendengar Abu Mas'ud berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sesungguhnya matahari dan bulan tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang dari manusia, akan tetapi keduanya adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Maka apabila kalian melihat keduanya, berdirilah lalu shalatlah.'