- Derajat
- Kitab
- Shalat (Para Musafir)كتاب صلاة المسافرين وقصرها
- Bab
- Bab 37: Keutamaan penghafal Al-Qur'anباب فَضِيلَةِ حَافِظِ الْقُرْآنِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id dan Abu Kamil al-Jahdari, keduanya dari Abu 'Awanah. Qutaibah berkata: telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Qatadah, dari Anas, dari Abu Musa al-Asy'ari, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al-Qur'an adalah seperti buah utrujah: aromanya harum dan rasanya lezat. Perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca Al-Qur'an adalah seperti kurma: tidak beraroma tetapi rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur'an adalah seperti tanaman raihanah: aromanya harum tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur'an adalah seperti buah hanzhalah (peria): tidak beraroma dan rasanya pahit." Dan telah menceritakan kepada kami Haddab bin Khalid, telah menceritakan kepada kami Hammam. Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin al-Mutsanna, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Syu'bah — keduanya dari Qatadah dengan sanad ini hadis yang serupa, hanya saja dalam hadis Hammam disebutkan "orang fasik" sebagai ganti "orang munafik".