- Derajat
- Kitab
- Puasaكتاب الصيام
- Bab
- Bab 40: Keutamaan malam Lailatul Qadar, dorongan untuk mencarinya, penjelasan tempatnya, dan waktu-waktu yang paling diharapkan untuk mencarinyaباب فَضْلِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَالْحَثِّ عَلَى طَلَبِهَا وَبَيَانِ مَحَلِّهَا وَأَرْجَى أَوْقَاتِ طَلَبِهَا
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, telah menceritakan kepada kami Bakr yaitu Ibnu Mudhar dari Ibnu al-Had, dari Muhammad bin Ibrahim, dari Abu Salamah bin Abdurrahman, dari Abu Sa'id al-Khudri radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa beriktikaf pada sepuluh hari pertengahan bulan. Apabila telah berlalu dua puluh malam dan beliau memasuki malam kedua puluh satu, beliau kembali ke tempat tinggalnya, dan orang-orang yang beriktikaf bersamanya pun pulang. Kemudian pada suatu bulan beliau tetap tinggal (beriktikaf) pada malam yang biasanya beliau pulang. Lalu beliau berkhutbah kepada orang-orang dan memerintahkan mereka dengan apa yang Allah kehendaki, kemudian bersabda: "Sesungguhnya aku dahulu beriktikaf pada sepuluh hari ini, kemudian tampak bagiku untuk beriktikaf pada sepuluh hari terakhir ini. Maka barangsiapa yang beriktikaf bersamaku, hendaklah ia bermalam di tempat iktikafnya. Sungguh aku telah melihat malam itu, lalu aku dilupakan darinya; maka carilah ia pada sepuluh malam terakhir, pada setiap malam ganjil. Dan sungguh aku melihat diriku bersujud di atas air dan tanah." Abu Sa'id al-Khudri berkata: Kami diguyur hujan pada malam kedua puluh satu, lalu masjid bocor tepat di tempat salat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Aku memandang beliau ketika selesai dari salat Subuh, sementara wajah beliau basah oleh tanah dan air. Dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz yaitu ad-Darawardi dari Yazid, dari Muhammad bin Ibrahim, dari Abu Salamah bin Abdurrahman, dari Abu Sa'id al-Khudri radhiyallahu 'anhu, bahwa ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa beriktikaf pada bulan Ramadan sepuluh hari pertengahan bulan — lalu ia menuturkan hadis semisalnya, hanya saja ia berkata: "hendaklah ia tetap tinggal di tempat iktikafnya," dan ia berkata: "sedangkan dahinya penuh dengan tanah dan air."