Shahih Muslim · 2351

No. 1328 versi Fu'ad 'Abdul Baqi

Derajat
Kitab
Hajiكتاب الحج
Bab
Bab 67: Wajibnya thawaf wada' dan gugurnya dari perempuan haidباب وُجُوبِ طَوَافِ الْوَدَاعِ وَسُقُوطِهِ عَنِ الْحَائِضِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَاللَّفْظُ لِسَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ أُمِرَ النَّاسُ أَنْ يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهِمْ بِالْبَيْتِ إِلَّا أَنَّهُ خُفِّفَ عَنْ الْمَرْأَةِ الْحَائِضِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Manshur dan Abu Bakar bin Abu Syaibah — dan lafal ini milik Sa'id — keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas, ia berkata: Orang-orang diperintahkan agar akhir perjumpaan mereka adalah dengan Baitullah, hanya saja diberikan keringanan bagi perempuan yang sedang haid.