Shahih Muslim · 4017

No. 2158 versi Fu'ad 'Abdul Baqi

Derajat
Kitab
Adab dan Perilaku Umumكتاب الآداب
Bab
Bab 9: Haramnya melihat ke dalam rumah orang lainباب تَحْرِيمِ النَّظَرِ فِي بَيْتِ غَيْرِهِ ‏‏

Teks Arab

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ أَنَّ رَجُلًا اطَّلَعَ عَلَيْكَ بِغَيْرِ إِذْنٍ فَخَذَفْتَهُ بِحَصَاةٍ فَفَقَأْتَ عَيْنَهُ مَا كَانَ عَلَيْكَ مِنْ جُنَاحٍ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar, telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abu az-Zinad, dari al-A'raj, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalau seorang lelaki mengintipmu tanpa izin, lalu engkau melemparnya dengan sebutir kerikil sehingga engkau mencolok matanya, maka tidak ada dosa atasmu."