- Derajat
- Kitab
- Bersuci (Thaharah)كتاب الطهارة
- Bab
- Bab 30: Wajibnya mencuci kencing dan najis lainnya apabila mengenai masjid, dan bahwa tanah menjadi suci dengan air tanpa perlu digaliباب وُجُوبِ غَسْلِ الْبَوْلِ وَغَيْرِهِ مِنَ النَّجَاسَاتِ إِذَا حَصُلَتْ فِي الْمَسْجِدِ وَأَنَّ الأَرْضَ تَطْهُرُ بِالْمَاءِ مِنْ غَيْرِ حَاجَةٍ إِلَى حَفْرِهَا
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair, telah menceritakan kepada kami Hisyam dari ayahnya, dari Aisyah — istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam — bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa didatangkan anak-anak kecil kepadanya, lalu beliau mendoakan keberkahan untuk mereka dan mengunyahkan (kurma lalu meletakkannya di mulut mereka). Suatu kali dibawa kepada beliau seorang bayi, lalu bayi itu kencing pada beliau. Maka beliau meminta air dan menuangkannya pada bekas kencing itu tanpa mencucinya (dengan cucian penuh).