Shahih Muslim · 4693

No. 2591 versi Fu'ad 'Abdul Baqi

Derajat
Kitab
Kebajikan, Akhlak Mulia, dan Menyambung Tali Silaturahimكتاب البر والصلة والآداب
Bab
Bab 22: Bersikap lunak terhadap orang yang perlu dihindari kekejiannyaباب مُدَارَاةِ مَنْ يُتَّقَى فُحْشُهُ ‏‏

Teks Arab

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَابْنُ نُمَيْرٍ كُلُّهُمْ عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَهُوَ ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ ابْنِ الْمُنْكَدِرِ سَمِعَ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ يَقُولُ حَدَّثَتْنِي عَائِشَةُ أَنَّ رَجُلًا اسْتَأْذَنَ عَلَى النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ائْذَنُوا لَهُ فَلَبِئْسَ ابْنُ الْعَشِيرَةِ أَوْ بِئْسَ رَجُلُ الْعَشِيرَةِ فَلَمَّا دَخَلَ عَلَيْهِ أَلَانَ لَهُ الْقَوْلَ قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْتَ لَهُ الَّذِي قُلْتَ ثُمَّ أَلَنْتَ لَهُ الْقَوْلَ قَالَ يَا عَائِشَةُ إِنَّ شَرَّ النَّاسِ مَنْزِلَةً عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ وَدَعَهُ أَوْ تَرَكَهُ النَّاسُ اتِّقَاءَ فُحْشِهِ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ كِلَاهُمَا عَنْ عَبْدِ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ابْنِ الْمُنْكَدِرِ فِي هَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَ مَعْنَاهُ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ بِئْسَ أَخُو الْقَوْمِ وَابْنُ الْعَشِيرَةِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, Abu Bakar bin Abu Syaibah, Amr an-Naqid, Zuhair bin Harb, dan Ibnu Numair, semuanya dari Ibnu Uyainah — dan lafaznya milik Zuhair — ia berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan, yaitu Ibnu Uyainah, dari Ibnu al-Munkadir, ia mendengar Urwah bin az-Zubair berkata: telah menceritakan kepadaku Aisyah, bahwa seorang lelaki meminta izin masuk kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka beliau bersabda: "Izinkanlah ia masuk; sungguh ia adalah seburuk-buruk anak kerabat" — atau "seburuk-buruk lelaki dalam kerabatnya." Namun ketika ia masuk kepada beliau, beliau melembutkan tutur kata kepadanya. Aisyah berkata: Maka aku berkata: "Wahai Rasulullah, engkau mengatakan tentangnya apa yang engkau katakan, kemudian engkau melembutkan tutur kata kepadanya?" Beliau bersabda: "Hai Aisyah, sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah orang yang ditinggalkan — atau dijauhi — oleh orang-orang karena menghindari kekejian ucapannya." Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Rafi' dan Abd bin Humaid, keduanya dari Abdurrazzaq, telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Ibnu al-Munkadir dalam sanad ini semisal maknanya, hanya saja ia berkata: "Seburuk-buruk saudara suatu kaum dan anak kerabat."