- Derajat
- Kitab
- Kebajikan, Akhlak Mulia, dan Menyambung Tali Silaturahimكتاب البر والصلة والآداب
- Bab
- Bab 26: Tercelanya orang bermuka dua dan haramnya perbuatan ituباب ذَمِّ ذِي الْوَجْهَيْنِ وَتَحْرِيمِ فِعْلِهِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Abu Kamil al-Jahdari Fudhail bin Husain, telah menceritakan kepada kami Yazid — yakni Ibnu Zurai' — telah menceritakan kepada kami at-Taimi dari Abu Utsman, dari Abu Barzah al-Aslami, ia berkata: Ketika seorang wanita hamba sahaya berada di atas seekor unta yang di atasnya terdapat sebagian barang milik kaum itu, tiba-tiba ia melihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sementara jalan di gunung itu terasa sempit bagi mereka. Maka ia berkata (kepada untanya): "Ayo jalan! Ya Allah, laknatilah unta ini." Ia berkata: Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah menyertai kami seekor unta yang atasnya ada laknat." Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul A'la, telah menceritakan kepada kami al-Mu'tamir. Dan telah menceritakan kepadaku Ubaidullah bin Sa'id, telah menceritakan kepada kami Yahya — yakni Ibnu Sa'id — semuanya dari Sulaiman at-Taimi dengan sanad ini. Dan dalam hadis al-Mu'tamir ditambahkan: "Tidak, demi Allah, janganlah menyertai kami seekor tunggangan yang atasnya ada laknat dari Allah" — atau sebagaimana yang beliau sabdakan.