- Derajat
- Kitab
- Kebajikan, Akhlak Mulia, dan Menyambung Tali Silaturahimكتاب البر والصلة والآداب
- Bab
- Bab 29: Buruknya dusta, indahnya kejujuran, dan keutamaannyaباب قُبْحِ الْكَذِبِ وَحُسْنِ الصِّدْقِ وَفَضْلِهِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair, telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah dan Waki', keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami al-A'masy. Dan telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah, telah menceritakan kepada kami al-A'masy dari Syaqiq, dari Abdullah, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hendaklah kalian berpegang pada kejujuran, sebab kejujuran menuntun kepada kebaikan, dan kebaikan menuntun ke surga. Dan seseorang senantiasa berkata jujur dan berusaha bersikap jujur hingga ia dicatat di sisi Allah sebagai orang yang sangat jujur. Dan jauhilah kedustaan, sebab kedustaan menuntun kepada kedurhakaan, dan kedurhakaan menuntun ke neraka. Dan seseorang senantiasa berdusta dan berusaha berdusta hingga ia dicatat di sisi Allah sebagai pendusta besar." Telah menceritakan kepada kami Minjab bin al-Harits at-Tamimi, telah mengabarkan kepada kami Ibnu Mushir. Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim al-Hanzhali, telah mengabarkan kepada kami Isa bin Yunus — keduanya dari al-A'masy dengan sanad ini. Dan dalam hadis Isa tidak disebutkan "dan berusaha bersikap jujur" serta "dan berusaha berdusta"; sedangkan dalam hadis Ibnu Mushir: "hingga Allah mencatatnya".