Shahih Muslim · 5108

No. 2864 versi Fu'ad 'Abdul Baqi

Derajat
Kitab
Surga: Gambarannya, Kenikmatannya, dan Penghuninyaكتاب الجنة وصفة نعيمها وأهلها
Bab
Bab 15: Tentang sifat hari kiamat, semoga Allah menolong kami menghadapi kengeriannyaباب فِي صِفَةِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ أَعَانَنَا اللَّهُ عَلَى أَهْوَالِهَا

Teks Arab

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى أَبُو صَالِحٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جَابِرٍ حَدَّثَنِي سُلَيْمُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنِي الْمِقْدَادُ بْنُ الْأَسْوَدِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تُدْنَى الشَّمْسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ الْخَلْقِ حَتَّى تَكُونَ مِنْهُمْ كَمِقْدَارِ مِيلٍ قَالَ سُلَيْمُ بْنُ عَامِرٍ فَوَاللَّهِ مَا أَدْرِي مَا يَعْنِي بِالْمِيلِ أَمَسَافَةَ الْأَرْضِ أَمْ الْمِيلَ الَّذِي تُكْتَحَلُ بِهِ الْعَيْنُ قَالَ فَيَكُونُ النَّاسُ عَلَى قَدْرِ أَعْمَالِهِمْ فِي الْعَرَقِ فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُونُ إِلَى كَعْبَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُونُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُونُ إِلَى حَقْوَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يُلْجِمُهُ الْعَرَقُ إِلْجَامًا قَالَ وَأَشَارَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ إِلَى فِيهِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami al-Hakam bin Musa Abu Shalih, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hamzah dari Abdurrahman bin Jabir, telah menceritakan kepadaku Sulaim bin Amir, telah menceritakan kepadaku al-Miqdad bin al-Aswad, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Matahari pada hari kiamat didekatkan kepada makhluk hingga jaraknya dari mereka sekitar satu mil." Sulaim bin Amir berkata: "Maka demi Allah, aku tidak tahu apa yang beliau maksudkan dengan 'mil' — apakah jarak (ukuran) bumi ataukah mil (alat celak) yang dipakai untuk bercelak mata." Beliau bersabda: "Maka manusia berada dalam keringat sesuai dengan (kadar) amal-amal mereka: di antara mereka ada yang (keringatnya) sampai kedua mata kakinya, ada yang sampai kedua lututnya, ada yang sampai pinggangnya, dan ada yang keringat itu benar-benar membelenggu mulutnya seperti kekang." Ia berkata: Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengisyaratkan dengan tangannya ke mulutnya.