- Derajat
- Kitab
- Kekacauan (Fitnah) dan Tanda-tanda Hari Kiamatكتاب الفتن وأشراط الساعة
- Bab
- Bab 23: Tentang keluarnya Dajjal, tinggalnya di bumi, turunnya Isa, dan pembunuhannya terhadap Dajjalبَاب فِي خُرُوجِ الدَّجَّالِ وَمُكْثِهِ فِي الْأَرْضِ وَنُزُولِ عِيسَى وَقَتْلِهِ إِيَّاهُ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu'adz al-Anbari, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari an-Nu'man bin Salim, ia berkata: Aku mendengar Ya'qub bin Ashim bin Urwah bin Mas'ud ats-Tsaqafi berkata: Aku mendengar Abdullah bin Amr ketika seorang lelaki datang kepadanya dan berkata: "Hadis apakah yang engkau ceritakan ini, engkau mengatakan bahwa kiamat akan terjadi sampai waktu begini dan begitu?" Maka ia berkata: "Subhanallah" — atau "La ilaha illallah", atau kalimat semisal keduanya — "Sungguh aku hampir berniat untuk tidak menceritakan sesuatu kepada siapa pun selamanya. Aku hanya mengatakan bahwa sesungguhnya kalian akan melihat sebentar lagi suatu perkara besar: Baitullah akan dibakar, dan akan terjadi (peristiwa-peristiwa) demikian dan demikian." Kemudian ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Dajjal akan keluar di kalangan umatku, lalu ia tinggal empat puluh — aku tidak tahu apakah empat puluh hari, empat puluh bulan, atau empat puluh tahun. Kemudian Allah mengutus Isa putra Maryam, seakan-akan ia seperti Urwah bin Mas'ud; maka ia mencari Dajjal lalu membinasakannya. Kemudian manusia tinggal selama tujuh tahun, tidak ada permusuhan antara dua orang. Kemudian Allah mengirimkan angin dingin dari arah Syam, maka tidak tersisa seorang pun di permukaan bumi yang di dalam hatinya ada seberat biji sawi dari kebaikan atau iman kecuali angin itu mengambil (mewafatkan)nya; sampai-sampai jika salah seorang dari kalian masuk ke dalam perut gunung, niscaya angin itu masuk kepadanya hingga mengambilnya." Ia berkata: Aku mendengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau bersabda: "Maka tinggallah manusia-manusia yang jahat, dalam keadaan ringan seperti burung (tidak punya pendirian) dan berakal seperti binatang buas; mereka tidak mengetahui yang baik dan tidak mengingkari yang buruk. Maka syaitan menjelma kepada mereka lalu berkata: 'Tidakkah kalian menyambut (seruanku)?' Mereka berkata: 'Apa yang engkau perintahkan kepada kami?' Maka ia memerintahkan mereka untuk menyembah berhala-berhala. Dalam keadaan demikian rezeki mereka melimpah dan kehidupan mereka baik. Kemudian sangkakala ditiup, maka tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali ia memiringkan lehernya dan mengangkat lehernya." Beliau bersabda: "Dan orang pertama yang mendengarnya adalah seorang lelaki yang sedang memperbaiki tempat minum untanya. Maka ia pun binasa dan manusia pun binasa. Kemudian Allah mengirimkan" — atau beliau bersabda: "Allah menurunkan hujan seakan-akan embun" — atau "naungan"; an-Nu'man yang ragu — "maka tumbuhlah darinya jasad-jasad manusia. Kemudian sangkakala ditiup sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri memandang. Kemudian dikatakan: 'Wahai manusia, marilah menuju Rabb kalian.' { Dan tahanlah mereka, sesungguhnya mereka akan ditanya }." Beliau bersabda: "Kemudian dikatakan: 'Keluarkanlah kelompok (yang menjadi bahan bakar) neraka.' Maka dikatakan: 'Dari berapa?' Dijawab: 'Dari setiap seribu, sembilan ratus sembilan puluh sembilan.'" Beliau bersabda: "Maka itulah hari yang { menjadikan anak-anak beruban }, dan itulah { hari ketika disingkapkan tentang betis }." Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari an-Nu'man bin Salim, ia berkata: Aku mendengar Ya'qub bin Ashim bin Urwah bin Mas'ud berkata: Aku mendengar seorang lelaki berkata kepada Abdullah bin Amr: "Sesungguhnya engkau mengatakan bahwa kiamat akan terjadi sampai waktu begini dan begitu." Maka ia berkata: "Sungguh aku hampir berniat untuk tidak menceritakan sesuatu pun kepada kalian. Aku hanya mengatakan bahwa kalian akan melihat sebentar lagi suatu perkara besar" — dan itu adalah terbakarnya Baitullah. Syu'bah berkata: Demikian ini atau semisalnya. Abdullah bin Amr berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Dajjal akan keluar di kalangan umatku…" — dan ia membawakan hadis itu semisal hadis Mu'adz; dan ia berkata dalam hadisnya: "maka tidak tersisa seorang pun yang di dalam hatinya ada seberat biji sawi dari iman kecuali angin itu mengambilnya." Muhammad bin Ja'far berkata: Syu'bah menceritakan hadis ini kepadaku beberapa kali dan aku membacakannya kembali kepadanya.