Shahih Muslim · 569

No. 378 versi Fu'ad 'Abdul Baqi

Derajat
Kitab
Shalatكتاب الصلاة
Bab
Bab 1: Permulaan adzanباب بَدْءِ الأَذَانِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ جَمِيعًا عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ أُمِرَ بِلَالٌ أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ زَادَ يَحْيَى فِي حَدِيثِهِ عَنْ ابْنِ عُلَيَّةَ فَحَدَّثْتُ بِهِ أَيُّوبَ فَقَالَ إِلَّا الْإِقَامَةَ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Khalaf bin Hisyam, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid. Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, telah mengabarkan kepada kami Isma'il bin 'Ulayyah — keduanya dari Khalid al-Hadzdza', dari Abu Qilabah, dari Anas, ia berkata: Bilal diperintahkan untuk menggenapkan (mengulang dua kali) lafal azan dan mengganjilkan (satu kali) lafal iqamah. Yahya menambahkan dalam hadisnya dari Ibnu 'Ulayyah: Lalu aku menceritakannya kepada Ayyub, maka ia berkata: "kecuali lafal iqamah (qad qamatish shalah, yang tetap dua kali)."