- Derajat
- Kitab
- Shalatكتاب الصلاة
- Bab
- Bab 7: Disunnahkannya mengucapkan seperti ucapan muadzin bagi orang yang mendengarnya, kemudian bershalawat kepada Nabi saw., kemudian memohon kepada Allah wasilah untuk beliauباب اسْتِحْبَابِ الْقَوْلِ مِثْلَ قَوْلِ الْمُؤَذِّنِ لِمَنْ سَمِعَهُ ثُمَّ يُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ يَسْأَلُ اللَّهَ لَهُ الْوَسِيلَةَ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rumh, telah mengabarkan kepada kami al-Laits dari al-Hukaim bin Abdullah bin Qais al-Qurasyi. Dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, telah menceritakan kepada kami Laits dari al-Hukaim bin Abdullah, dari 'Amir bin Sa'd bin Abu Waqqash, dari Sa'd bin Abu Waqqash, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda: "Barangsiapa mengucapkan ketika mendengar muazin: 'Asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la syarika lah, wa anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh; radhitu billahi rabban, wa bi Muhammadin rasulan, wa bil Islami dinan' — maka diampuni dosanya." Ibnu Rumh dalam riwayatnya berkata: "Barangsiapa mengucapkan ketika mendengar muazin: wa ana asyhadu…", sedangkan Qutaibah tidak menyebutkan kata "wa ana".