Shahih Muslim · 94

No. 62 versi Fu'ad 'Abdul Baqi

Derajat
Kitab
Imanكتاب الإيمان
Bab
Bab 27: Penjelasan keadaan iman orang yang berpaling dari ayahnya padahal ia mengetahuinyaباب بَيَانِ حَالِ إِيمَانِ مَنْ رَغِبَ عَنْ أَبِيهِ وَهُوَ يَعْلَمُ ‏‏

Teks Arab

حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو عَنْ جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُا إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَرْغَبُوا عَنْ آبَائِكُمْ فَمَنْ رَغِبَ عَنْ أَبِيهِ فَهُوَ كُفْرٌ.

Terjemah

Telah menceritakan kepadaku Harun bin Sa'id al-Aili, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, ia berkata: telah mengabarkan kepadaku Amr dari Ja'far bin Rabi'ah, dari 'Irak bin Malik, bahwa ia mendengar Abu Hurairah berkata: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jangan kalian berlepas diri dari (nasab) ayah-ayah kalian; barangsiapa berlepas diri dari ayahnya, maka itu adalah kekufuran."