Al-Mustadrak 'ala ash-Shahihain · 1237

No. 1237 pada cetakan 'Atha

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Shalat Gerhanaكِتَابُ الْكُسُوفِ
Bab
—

Teks Arab

أَخْبَرَنَا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ مُوسَى الْقَاضِي بِبُخَارَى أَنْبَأَ مُحَمَّدُ بْنُ أَيُّوبَ أَنْبَأَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي جَعْفَرٍ الرَّازِيُّ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَبِيهِ عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ انْكَسَفَتِ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ وَأَنَّ النَّبِيَّ ﷺ صَلَّى بِهِمْ فَقَرَأَ سُورَةً مِنَ الطِّوَالِ وَرَكَعَ خَمْسَ رَكَعَاتٍ وَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ قَامَ الثَّانِيَةَ فَقَرَأَ مِنَ الطِّوَالِ ثُمَّ رَكَعَ خَمْسَ رَكَعَاتٍ وَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ جَلَسَ كَمَا هُوَ مُسْتَقْبِلُ الْقِبْلَةِ يَدْعُو حَتَّى تَجَلَّى كُسُوفُهَا الشَّيْخَانِ قَدْ هَجَرَا أَبَا جَعْفَرٍ الرَّازِيَّ وَلَمْ يُخَرِّجَا عَنْهُ وَحَالُهُ عِنْدَ سَائِرِ الْأَئِمَّةِ أَحْسَنُ الْحَالِ وَهَذَا الْحَدِيثُ فِيهِ أَلْفَاظٌ ورُوَاتُهُ صَادِقُونَ.

Terjemah

Telah mengabarkan kepada kami Abu Abdullah Muhammad bin Ahmad bin Musa Al-Qadhi di Bukhara, telah memberitakan kepada kami Muhammad bin Ayyub, telah memberitakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Abi Ja'far Ar-Razi, telah menceritakan kepadaku ayahku, dari ayahnya, dari Ar-Rabi' bin Anas, dari Abu Al-'Aliyah, dari Ubay bin Ka'b, ia berkata: Terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah ﷺ, dan Nabi ﷺ salat mengimami mereka. Beliau membaca salah satu surah yang panjang, rukuk lima kali, dan sujud dua kali. Kemudian beliau berdiri pada rakaat kedua, membaca (surah) yang panjang, kemudian rukuk lima kali dan sujud dua kali. Kemudian beliau duduk sebagaimana adanya menghadap kiblat seraya berdoa hingga gerhananya tersingkap. Asy-Syaikhan telah meninggalkan Abu Ja'far Ar-Razi dan tidak meriwayatkan darinya, padahal keadaannya menurut para imam lainnya adalah sebaik-baik keadaan. Hadis ini memiliki beberapa lafal (khusus), dan para perawinya jujur.