Al-Mustadrak 'ala ash-Shahihain · 1294

No. 1294 pada cetakan 'Atha

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Jenazahكِتَابُ الْجَنَائِزِ
Bab
—

Teks Arab

أَخْبَرَنَا أَبُو عَلِيٍّ الْحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْحَافِظُ أَنْبَأَ عَلِيُّ بْنُ الْعَبَّاسِ الْبَجَلِيُّ ثنا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ ثنا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ ثنا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نَافِعٍ قَالَ عَادَ أَبُو مُوسَى الْأَشْعَرِيُّ الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ وَعِنْدَهُ عَلِيٌّ فَقَالَ عَلِيٌّ أَزَائِرًا جِئْتَ أَمْ عَائِدًا قَالَ بَلْ عَائِدًا فَقَالَ عَلِيٌّ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَعُودُ مَرِيضًا إِلَّا خَرَجَ مَعَهُ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ يُشَيِّعُونَهُ إِنْ كَانَ مُصْبِحًا حَتَّى يُمْسِيَ وَكَانَ لَهُ خَرِيفٌ مِنَ الْجَنَّةِ وَإِنْ كَانَ مُمْسِيًا شَيَّعَهُ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ وَكَانَ لَهُ خَرِيفٌ مِنَ الْجَنَّةِ هَذَا مِنَ النَّوْعِ الَّذِي ذَكَرْتُهُ غَيْرَ مَرَّةٍ أَنَّ هَذَا لَا يُعَلِّلُ ذَلِكَ فَإِنَّ أَبَا مُعَاوِيَةَ أَحْفَظُ أَصْحَابِ الْأَعْمَشِ وَالْأَعْمَشُ أَعْرَفُ بِحَدِيثِ الْحَكَمِ مِنْ غَيْرِهِ.

Terjemah

Telah mengabarkan kepada kami Abu Ali Al-Husain bin Ali Al-Hafizh, telah memberitakan kepada kami Ali bin Al-'Abbas Al-Bajali, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi 'Adi, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Al-Hakam, dari Abdullah bin Nafi', ia berkata: Abu Musa Al-Asy'ari menjenguk Al-Hasan bin Ali, sedangkan Ali berada di sisinya. Ali bertanya, "Apakah engkau datang untuk berkunjung atau untuk menjenguk?" Ia menjawab, "Bahkan untuk menjenguk." Ali berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidaklah seorang muslim menjenguk orang sakit melainkan keluar bersamanya tujuh puluh ribu malaikat yang mengiringinya; jika (ia datang) pagi hari, hingga sore, dan baginya kebun di surga; dan jika sore hari, tujuh puluh ribu malaikat mengiringinya hingga pagi, dan baginya kebun di surga." Ini termasuk jenis yang telah aku sebutkan berkali-kali bahwa (riwayat) ini tidak mencacatkan (riwayat) itu, karena Abu Mu'awiyah adalah murid Al-A'masy yang paling kuat hafalannya, dan Al-A'masy lebih mengetahui hadis Al-Hakam daripada selainnya.