- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Doa, Takbir, Tahlil, Tasbih, dan Dzikirكِتَابُ الدُّعَاءِ، وَالتَّكْبِيرِ، وَالتَّهْلِيلِ، وَالتَّسْبِيحِ وَالذِّكْرِ
- Bab
- —
Teks Arab
Terjemah
Telah mengabarkan kepada kami Abu Al-Fadhl Al-Hasan bin Ya'qub bin Yusuf Al-'Adl, telah menceritakan kepada kami Abu Bakr Yahya bin Ja'far bin Abi Thalib, telah menceritakan kepada kami Abu Dawud Sulaiman bin Dawud Ath-Thayalisi, telah menceritakan kepada kami Abu Al-'Awwam 'Imran Al-Qaththan. Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakr Ahmad bin Ishaq Al-Faqih, telah memberitakan kepada kami Abu Muslim, Muhammad bin Ayyub, dan Yusuf bin Ya'qub, mereka berkata: telah menceritakan kepada kami 'Amr bin Marzuq, telah memberitakan kepada kami 'Imran. Dan telah memberitakan kepada kami Ahmad bin Ja'far Al-Qathi'i, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ahmad bin Hanbal, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi, telah menceritakan kepada kami 'Imran Al-Qaththan, telah menceritakan kepada kami Qatadah, dari Sa'id bin Abi Al-Hasan, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah daripada doa." Hadis ini sahih sanadnya dan keduanya tidak meriwayatkannya. Adapun Muslim, ia tidak meriwayatkan dalam kitabnya dari 'Imran Al-Qaththan, padahal ia jujur dalam riwayatnya, dan Al-Bukhari telah berhujah dengannya dalam Al-Jami' Ash-Shahih. Dan aku, dengan kehendak Allah, akan memasukkan riwayat-riwayat yang terlewat oleh Asy-Syaikhain dalam Kitab Doa-Doa berdasarkan mazhab Abu Sa'id Abdurrahman bin Mahdi dalam menerimanya. Sesungguhnya aku mendengar Abu Zakariya Yahya bin Muhammad Al-'Anbari berkata: Aku mendengar Abu Al-Hasan Muhammad bin Ishaq bin Ibrahim Al-Hanzhali berkata: Ayahku menceritakan dari Abdurrahman bin Mahdi bahwa ia berkata, "Apabila kami meriwayatkan dari Nabi ﷺ tentang halal, haram, dan hukum-hukum, kami bersikap ketat dalam sanad dan kami mengkritisi para perawi. Namun apabila kami meriwayatkan tentang keutamaan amal, pahala, siksa, perkara-perkara mubah, dan doa-doa, kami bersikap longgar dalam sanad."