Al-Mustadrak 'ala ash-Shahihain · 2485

No. 2485 pada cetakan 'Atha

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Jihadكِتَابُ الْجِهَادِ
Bab
—

Teks Arab

أَخْبَرَنَا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الصَّفَّارُ ثنا أَحْمَدُ بْنُ مِهْرَانَ الْأَصْبَهَانِيُّ ثنا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى ثنا مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ ثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي يَعْقُوبِ عَنِ الْحَسَنِ بْنِ سَعْدٍ مَوْلَى الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَ أَرْدَفَنِي رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ذَاتَ يَوْمٍ خَلْفَهُ فَأَسَرَّ إِلَيَّ حَدِيثًا لَا أُحَدِّثُ بِهِ أَحَدًا مِنَ النَّاسِ قَالَ وَكَانَ أَحَبَّ مَا اسْتَتَرَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ لِحَاجَتِهِ هَدَفًا أَوْ حَايِشًا نَخْلٍ فَدَخَلَ حَائِطًا لِرَجُلٍ مِنَ الْأَنْصَارِ فَإِذَا جَمَلٌ فَلَمَّا رَأَى النَّبِيُّ ﷺ حَنَّ إِلَيْهِ وَزَرَفَتْ عَيْنَاهُ فَأَتَاهُ النَّبِيُّ ﷺ فَمَسَحَ ذَفَرَتَهُ فَسَكَنَ فَقَالَ مَنْ رَبُّ هَذَا الْجَمَلِ لِمَنْ هَذَا الْجَمَلُ قَالَ فَجَاءَ فَتًى مِنَ الْأَنْصَارِ فَقَالَ هُوَ لِي يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ أَلَا تَتَّقِي اللَّهَ فِي هَذِهِ الْبَهِيمَةِ الَّتِي مَلَّكَكَ اللَّهُ إِيَّاهَا فَإِنَّهُ شَكَا لِي أَنَّكَ تُجِيعُهُ وَتُدْئِبُهُ هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحُ الْإِسْنَادِ وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ.

Terjemah

Telah mengabarkan kepada kami Abu Abdillah Muhammad bin Abdullah Ash-Shaffar, telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mihran Al-Ashbahani, telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin Musa, telah menceritakan kepada kami Mahdi bin Maimun, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Abi Ya'qub, dari Al-Hasan bin Sa'd maula Al-Hasan bin Ali, dari Abdullah bin Ja'far radhiyallahu 'anhum, ia berkata: Pada suatu hari Rasulullah ﷺ memboncengku di belakangnya, lalu beliau membisikkan kepadaku suatu pembicaraan yang tidak akan aku ceritakan kepada seorang pun dari manusia. Ia berkata: Tempat yang paling disukai Rasulullah ﷺ untuk bersembunyi ketika buang hajat adalah gundukan tanah yang tinggi atau rimbunan pohon kurma. Lalu beliau masuk ke sebuah kebun milik seorang laki-laki dari kaum Anshar, ternyata di sana ada seekor unta. Ketika unta itu melihat Nabi ﷺ, ia merintih kepadanya dan kedua matanya bercucuran air mata. Maka Nabi ﷺ mendatanginya lalu mengusap bagian belakang telinganya, maka unta itu pun tenang. Lalu beliau bertanya, "Siapakah pemilik unta ini? Milik siapakah unta ini?" Ia berkata: Lalu datanglah seorang pemuda dari kaum Anshar dan berkata, "Unta itu milikku, wahai Rasulullah." Beliau bersabda, "Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah dalam (memperlakukan) hewan ini yang telah Allah jadikan milikmu? Sesungguhnya ia telah mengadu kepadaku bahwa engkau membuatnya lapar dan memaksanya bekerja terus-menerus." Hadis ini sahih sanadnya, namun keduanya tidak meriwayatkannya.