- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Tafsirكِتَابُ التَّفْسِيرِ
- Bab
- —
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Abu Ja'far Muhammad bin Shalih bin Hani', telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin Al-Fadhl, telah menceritakan kepada kami Haudzah bin Khalifah, telah menceritakan kepada kami 'Auf bin Abi Jamilah, telah menceritakan kepada kami Yazid Al-Farisi, ia berkata: Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata kepada kami: Aku bertanya kepada 'Utsman bin 'Affan radhiyallahu 'anhu, "Apa yang mendorong kalian sehingga kalian sengaja mengambil (Surah) Al-Anfal yang termasuk Al-Matsani dan (Surah) Bara'ah yang termasuk Al-Mi'in, lalu kalian menggandengkan keduanya tanpa menuliskan di antara keduanya baris Bismillahirrahmanirrahim, dan kalian meletakkannya di antara As-Sab'u Ath-Thiwal (tujuh surah panjang)? Apa yang mendorong kalian melakukan itu?" 'Utsman radhiyallahu 'anhu menjawab, "Sesungguhnya Rasulullah ﷺ, pernah datang kepada beliau suatu masa ketika turun kepada beliau surah-surah yang memiliki (banyak) ayat. Apabila turun kepada beliau sesuatu (dari Al-Qur'an), beliau memanggil sebagian orang yang biasa menuliskannya, lalu bersabda, 'Letakkanlah (ayat-ayat) ini di surah yang di dalamnya disebutkan begini dan begini.' Dan (apabila) turun kepada beliau satu ayat, beliau bersabda, 'Letakkanlah ayat ini di surah yang di dalamnya disebutkan begini dan begini.' Al-Anfal termasuk yang pertama kali turun di Madinah, sedangkan Bara'ah termasuk bagian akhir Al-Qur'an (yang turun), dan kisahnya serupa dengan kisah Al-Anfal. Lalu Rasulullah ﷺ wafat dan beliau tidak menjelaskan kepada kami bahwa Bara'ah adalah bagian darinya. Karena itulah aku menggandengkan keduanya dan tidak menuliskan di antara keduanya baris Bismillahirrahmanirrahim." Hadis ini sahih menurut syarat Asy-Syaikhain, namun keduanya tidak meriwayatkannya.