Al-Mustadrak 'ala ash-Shahihain · 3317

No. 3317 pada cetakan 'Atha

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Tafsirكِتَابُ التَّفْسِيرِ
Bab
Tafsir Surah Hud (Bismillahirrahmanirrahim)تَفْسِيرُ سُورَةِ هُودٍ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Teks Arab

أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ عِصْمَةَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ الْعَدْلُ ثنا السَّرِيُّ بْنُ خُزَيْمَةَ ثنا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْوَاسِطِيُّ ثنا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْوَاسِطِيُّ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَمَّا جَاءَتْ رُسُلُ اللَّهِ لُوطًا ظَنَّ أَنَّهُمْ ضِيفَانٌ لَقَوْهُ فَأَدْنَاهُمْ حَتَّى أَقْعَدَهُمْ قَرِيبًا وَجَاءَ بِبَنَاتِهِ وَهُنَّ ثَلَاثٌ فَأَقْعَدَهُنَّ بَيْنَ ضِيفَانِهِ وَبَيْنَ قَوْمِهِ فَجَاءَ قَوْمُهُ يُهْرَعُونَ إِلَيْهِ فَلَمَّا رَآهُمْ قَالَ {هَؤُلَاءِ بَنَاتِي هُنَّ أَطْهُرُ لَكُمْ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ فِي ضَيْفِي} قَالُوا {مَا لَنَا فِي بَنَاتِكِ مِنْ حَقٍّ وَإِنَّكَ لَتَعْلَمُ مَا نُرِيدُ} {قَالَ لَوْ أَنَّ لِيَ بِكُمُ قُوَّةً أَوْ آوِي إِلَى رُكْنٍ شَدِيدٍ} فَالْتَفَتَ إِلَيْهِ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام فَقَالَ {إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ} قَالَ فَطَمَسَ أَعْيُنَهُمْ فَرَجَعُوا وَرَاءَهُمْ يَرْكَبُ بَعْضُهُمْ بَعْضًا حَتَّى خَرَجُوا إِلَى الَّذِينَ بِالْبَابِ فَقَالُوا جِئْنَاكُمْ مِنْ عِنْدِ أَسْحَرِ النَّاسِ قَدْ طَمَسَ أَبْصَارَنَا فَانْطَلَقُوا يَرْكَبُ بَعْضُهُمْ بَعْضًا حَتَّى دَخَلُوا الْقَرْيَةَ فَرُفِعَتْ فِي بَعْضِ اللَّيْلِ حَتَّى كَانَتْ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ حَتَّى إِنَّهُمْ لَيَسْمَعُونَ أَصْوَاتَ الطَّيْرِ فِي جَوِّ السَّمَاءِ ثُمَّ قُلِبَتْ فَخَرَجَتِ الْإِفْكَةُ عَلَيْهِمْ فَمَنْ أَدْرَكَتْهُ الْإِفْكَةُ قَتَلَتْهُ وَمَنْ خَرَجَ أَتْبَعَتْهُ حَيْثُ كَانَ حَجَرًا فَقَتَلَتْهُ قَالَ فَارْتَحَلَ بِبَنَاتِهِ وَهُنَّ ثَلَاثٌ حَتَّى إِذَا بَلَغَ مَكَانَ كَذَا وَكَذَا مِنَ الشَّامِ فَمَاتَتِ ابْنَتُهُ الْكُبْرَى فَخَرَجَتْ عِنْدَهَا عَيْنٌ يُقَالَ لَهَا الْوَرِيَّةُ ثُمَّ انْطَلَقَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَبْلُغَ فَمَاتَتِ الصُّغْرَى فَخَرَجَتْ عِنْدَهَا عَيْنٌ يُقَالَ لَهَا الرُّعُونَةَ فَمَا بَقِيَ مِنْهُنَّ إِلَّا الْوُسْطَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ وَلَمْ يُخْرِجَاهُ وَلَعَلَّ مُتَوَهِّمًا يَتَوَهَّمُ أَنَّ هَذَا وَأَمْثَالَهُ فِي الْمَوْقُوفَاتِ وَلَيْسَ كَذَلِكَ فَإِنَّ الصَّحَابِيَّ إِذَا فَسَّرَ التِّلَاوَةَ فَهُوَ مُسْنَدٌ عِنْدَ الشَّيْخَيْنِ.

Terjemah

Telah mengabarkan kepadaku Ibrahim bin 'Ishmah bin Ibrahim Al-'Adl, telah menceritakan kepada kami As-Sari bin Khuzaimah, telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Sulaiman Al-Wasithi, telah menceritakan kepada kami Khalid bin Abdullah Al-Wasithi, dari Hushain bin Abdurrahman, dari Sa'id bin Jubair, ia berkata: Ibnu 'Abbas berkata: Ketika para utusan Allah datang kepada Luth, ia mengira mereka adalah tamu yang menemuinya. Maka ia mendekatkan mereka hingga mendudukkan mereka di dekatnya, lalu ia mendatangkan putri-putrinya, yang berjumlah tiga orang, dan mendudukkan mereka di antara para tamunya dan kaumnya. Lalu kaumnya datang kepadanya dengan bergegas. Ketika ia melihat mereka, ia berkata {هَؤُلَاءِ بَنَاتِي هُنَّ أَطْهُرُ لَكُمْ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ فِي ضَيْفِي} "Inilah putri-putriku, mereka lebih suci bagi kalian, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kalian mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku." Mereka berkata {مَا لَنَا فِي بَنَاتِكِ مِنْ حَقٍّ وَإِنَّكَ لَتَعْلَمُ مَا نُرِيدُ} "Kami tidak mempunyai keinginan terhadap putri-putrimu, dan sesungguhnya engkau tentu mengetahui apa yang kami kehendaki." {قَالَ لَوْ أَنَّ لِيَ بِكُمُ قُوَّةً أَوْ آوِي إِلَى رُكْنٍ شَدِيدٍ} Ia berkata, "Seandainya aku mempunyai kekuatan (untuk menolak) kalian atau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat." Maka Jibril 'alaihissalam menoleh kepadanya dan berkata {إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ} "Sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Rabbmu, mereka sekali-kali tidak akan dapat mengganggumu." Ia berkata: Lalu Jibril membutakan mata mereka, sehingga mereka kembali ke belakang, saling menindih satu sama lain, hingga mereka keluar menemui orang-orang yang berada di pintu. Mereka berkata, "Kami datang kepada kalian dari sisi manusia yang paling hebat sihirnya; ia telah membutakan penglihatan kami." Lalu mereka pergi saling menindih satu sama lain hingga masuk ke perkampungan. Kemudian perkampungan itu diangkat pada sebagian malam hingga berada di antara langit dan bumi, sampai-sampai mereka mendengar suara burung di angkasa, kemudian dibalikkan. Lalu keluarlah azab penjungkirbalikan itu atas mereka; barang siapa yang ditimpa olehnya, ia terbunuh, dan barang siapa keluar, ia diikuti oleh batu di mana pun ia berada, lalu batu itu membunuhnya. Ia berkata: Lalu Luth berangkat bersama putri-putrinya yang berjumlah tiga orang, hingga ketika ia sampai di suatu tempat di Syam, putri sulungnya meninggal, lalu memancarlah di dekatnya sebuah mata air yang disebut Al-Wariyyah. Kemudian ia berangkat ke tempat yang Allah kehendaki untuk dicapainya, lalu putri bungsunya meninggal, dan memancarlah di dekatnya sebuah mata air yang disebut Ar-Ru'unah. Maka tidak tersisa dari mereka kecuali putri yang tengah. Hadis ini sahih menurut syarat Asy-Syaikhain, namun keduanya tidak meriwayatkannya. Barangkali ada orang yang menyangka bahwa riwayat ini dan yang semisalnya termasuk hadis mauquf, padahal tidak demikian, karena sahabat apabila menafsirkan ayat yang dibaca, maka ia (dihukumi) musnad menurut Asy-Syaikhain.