- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Tafsirكِتَابُ التَّفْسِيرِ
- Bab
- Tafsir Surah As-Sajdah (Bismillahirrahmanirrahim)تَفْسِيرُ سُورَةِ السَّجْدَةِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepadaku Abu Bakr Muhammad bin Ahmad bin Balawaih, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ahmad bin Nadhr Al-Azdi, telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah bin 'Amr, telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq Al-Fazari, dari Al-A'masy. (Dan jalur lain) telah mengabarkan kepada kami Abu Zakariya Al-'Anbari—dan lafaz ini miliknya—telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdussalam, telah menceritakan kepada kami Ishaq, telah memberitakan kepada kami Jarir, dari Al-A'masy, dari Habib bin Abi Tsabit dan Al-Hakam bin 'Utaibah, dari Maimun bin Abi Syabib, dari Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Ketika kami bersama Rasulullah ﷺ dalam Perang Tabuk dan cuaca sangat panas, orang-orang berpencar, hingga aku melihat ternyata Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dekat denganku. Ia berkata: Maka aku mendekat kepada beliau lalu berkata, "Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku suatu amal yang dapat memasukkanku ke surga dan menjauhkanku dari neraka." Beliau bersabda, "Sungguh engkau telah bertanya tentang perkara yang besar, namun sesungguhnya ia mudah bagi orang yang Allah mudahkan baginya. (Yaitu) engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, mendirikan salat wajib, menunaikan zakat yang diwajibkan, dan berpuasa Ramadan." Beliau bersabda, "Jika engkau mau, aku beritahukan kepadamu pintu-pintu kebaikan." Aku menjawab, "Tentu, wahai Rasulullah." Beliau bersabda, "Puasa adalah perisai, sedekah menghapus kesalahan, dan salat seseorang di tengah malam karena mengharap wajah Allah." Ia berkata: Kemudian beliau membaca ayat ini {تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ} "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Rabb mereka dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." Beliau bersabda, "Jika engkau mau, aku beritahukan kepadamu pokok perkara, tiangnya, dan puncaknya." Aku menjawab, "Tentu, wahai Rasulullah." Beliau bersabda, "Adapun pokok perkara adalah Islam, tiangnya adalah salat, dan puncaknya adalah jihad di jalan Allah. Dan jika engkau mau, aku beritahukan kepadamu kunci dari semua itu." Lalu beliau diam. Tiba-tiba ada dua orang penunggang yang memacu (tunggangannya) ke arah kami, maka aku khawatir keduanya akan menyibukkan beliau dari keperluanku. Aku berkata, "Apakah itu, wahai Rasulullah?" Lalu beliau mengisyaratkan jarinya ke mulut beliau. Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kami akan disiksa karena apa yang kami ucapkan dengan lisan kami?" Beliau bersabda, "Semoga ibumu kehilanganmu, wahai Ibnu Jabal! Bukankah tidak ada yang menyungkurkan manusia di atas hidung-hidung mereka ke dalam Jahanam selain hasil ucapan lisan mereka?" Ini adalah lafaz hadis Jarir, dan Abu Ishaq Al-Fazari tidak menyebutkan Al-Hakam bin 'Utaibah dalam hadisnya. Hadis ini sahih menurut syarat Asy-Syaikhain, namun keduanya tidak meriwayatkannya.