- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Tafsirكِتَابُ التَّفْسِيرِ
- Bab
- Tafsir Surah At-Taghabun (Bismillahirrahmanirrahim)تَفْسِيرُ سُورَةِ التَّغَابُنِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hamsyadz Al-'Adl, telah menceritakan kepada kami Abu Al-Mutsanna, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Jami' bin Syaddad, dari Al-Aswad bin Hilal, ia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu lalu bertanya kepadanya tentang ayat ini {وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ} "Dan barang siapa dijaga dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung." (Ia berkata), "Sesungguhnya aku adalah orang yang sebisa mungkin tidak ada sesuatu pun yang keluar dari tanganku, dan aku khawatir ayat ini telah mengenai diriku." Abdullah berkata, "Engkau menyebutkan bakhil, dan seburuk-buruk perkara adalah bakhil. Adapun yang disebutkan Allah di dalam Al-Qur'an, maka tidaklah seperti yang engkau katakan. Itu adalah engkau sengaja mengambil harta orang lain atau harta saudaramu lalu memakannya." Hadis ini sahih menurut syarat Asy-Syaikhain, namun keduanya tidak meriwayatkannya.