Al-Mustadrak 'ala ash-Shahihain · 3835

No. 3835 pada cetakan 'Atha

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Tafsirكِتَابُ التَّفْسِيرِ
Bab
Tafsir Surah At-Tahrim (Bismillahirrahmanirrahim)تَفْسِيرُ سُورَةِ التَّحْرِيمِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ صَالِحِ بْنِ هَانِئٍ ثنا الْحُسَيْنُ بْنُ الْفَضْلِ الْبَجَلِيُّ ثنا عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ ثنا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَنْبَأَ عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ لَمَّا أُسْرِيَ بِي مَرَّتْ بِي رَائِحَةٌ طَيْبَةٌ فَقُلْتُ مَا هَذِهِ الرَّائِحَةُ فَقَالُوا هَذِهِ رَائِحَةُ مَاشِطَةِ ابْنَةِ فِرْعَوْنَ وَأَوْلَادِهَا كَانَتْ تَمْشِطُهَا فَوَقَعَ الْمُشْطُ مِنْ يَدِهَا فَقَالَتْ بِسْمِ اللَّهِ فَقَالَتِ ابْنَتُهُ أَبِي فَقَالَتْ لَا بَلْ رَبِّي وَرَبُّكِ وَرَبُّ أَبِيكِ فَقَالَتْ أُخْبِرُ بِذَلِكَ أَبِي قَالَتْ نَعَمْ فَأَخْبَرَتْهُ فَدَعَا بِهَا وَبِوَلَدِهَا فَقَالَتْ لِي إِلَيْكَ حَاجَةٌ فَقَالَ مَا هِيَ قَالَتْ تَجْمَعُ عِظَامِي وَعِظَامَ وَلَدِي فَتَدْفِنُهُ جَمِيعًا فَقَالَ ذَلِكَ لَكِ عَلَيْنَا مِنَ الْحَقِّ فَأَتَى بِأَوْلَادِهَا فَأَلْقَى وَاحِدًا وَاحِدًا حَتَّى إِذَا كَانَ آخِرُ وَلَدِهَا وَكَانَ صَبِيًّا مُرْضَعًا فَقَالَ اصْبِرِي يَا أُمَّاهُ فَإِنَّكِ عَلَى الْحَقِّ ثُمَّ أُلْقِيَتْ مَعَ وَلَدِهَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ تَكَلَّمَ أَرْبَعَةٌ وَهُمْ صِغَارٌ هَذَا وَشَاهِدُ يُوسُفَ وَصَاحِبُ جُرَيْجٍ وَعِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَام هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحُ الْإِسْنَادِ وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Shalih bin Hani', telah menceritakan kepada kami Al-Husain bin Al-Fadhl Al-Bajali, telah menceritakan kepada kami 'Affan bin Muslim, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah, telah memberitakan kepada kami 'Atha' bin As-Sa'ib, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Ketika aku diisra'kan, tercium olehku aroma yang harum. Aku bertanya, 'Aroma apakah ini?' Mereka menjawab, 'Ini adalah aroma wanita penyisir rambut putri Fir'aun dan anak-anaknya. Ketika ia sedang menyisir rambut putri Fir'aun, sisir itu jatuh dari tangannya, lalu ia mengucapkan: Bismillah. Putri Fir'aun bertanya: (Maksudmu) ayahku? Ia menjawab: Tidak, tetapi Rabbku, Rabbmu, dan Rabb ayahmu. Putri Fir'aun berkata: Aku akan memberitahukan hal itu kepada ayahku. Ia menjawab: Ya. Maka putri itu memberitahukannya kepada Fir'aun, lalu Fir'aun memanggilnya beserta anak-anaknya. Wanita itu berkata: Aku mempunyai satu permintaan kepadamu. Fir'aun bertanya: Apa itu? Ia menjawab: Engkau kumpulkan tulang-tulangku dan tulang-tulang anakku, lalu engkau kuburkan semuanya bersama-sama. Fir'aun berkata: Itu adalah hakmu atas kami. Lalu didatangkanlah anak-anaknya, dan Fir'aun melemparkan (mereka ke dalam bejana panas) satu per satu, hingga ketika tiba giliran anaknya yang terakhir—seorang bayi yang masih menyusu—bayi itu berkata: Bersabarlah, wahai ibuku, karena sesungguhnya engkau berada di atas kebenaran. Kemudian wanita itu dilemparkan bersama anaknya.'" Rasulullah ﷺ bersabda, "Ada empat orang yang dapat berbicara ketika mereka masih kecil: bayi ini, saksi (dalam kisah) Yusuf, bayi (dalam kisah) Juraij, dan 'Isa putra Maryam 'alaihis salam." Hadis ini sahih sanadnya, namun keduanya tidak meriwayatkannya.