Al-Mustadrak 'ala ash-Shahihain · 4199

No. 4199 pada cetakan 'Atha

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Sejarah Para Nabi dan Rasul Terdahuluكِتَابُ تَوَارِيخِ الْمُتَقَدِّمِينَ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ
Bab
Penyebutan kabar-kabar tentang pemimpin para rasul dan penutup para nabi, Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Muththalib Al-Mushthafa, semoga shalawat Allah tercurah kepadanya dan kepada keluarganya yang suci, sejak waktu kelahirannya hingga waktu wafatnya, yaitu yang shahih darinya sesuai dengan ketentuan yang kami gariskan dalam kitab ini, bukan sesuai dengan cara yang kami tempuh dalam kabar-kabar para nabi sebelumnya, karena kami tidak menemukan jalan kepadanya kecuali dengan syarat tersebutذِكْرُ أَخْبَارِ سَيِّدِ الْمُرْسَلِينَ وَخَاتَمِ النَّبِيِّينَ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ الْمُصْطَفَى صَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ الطَّاهِرِينَ مِنْ وَقْتِ وِلَادَتِهِ إِلَى وَقْتِ وَفَاتِهِ مَا يَصِحُّ مِنْهَا عَلَى مَا رَسَمْنَا فِي الْكِتَابِ لَا عَلَى مَا جَرَيْنَا عَلَيْهِ مِنْ أَخْبَارِ الْأَنْبِيَاءِ قَبْلَهُ إِذْ لَمْ نَجِدِ السَّبِيلَ إِلَيْهَا إِلَّا عَلَى الشَّرْطِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ وَأَبُو بَكْرٍ الْقَطِيعِي فِي آخَرِينَ قَالُوا ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ حَدَّثَنِي أَبِي ثنا حَمَّادُ بْنُ خَالِدِ ثنا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ سَعْدٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَدَلَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ نَاصِيَتَهُ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ فَرَّقَ بَعْدَهُ هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr Asy-Syafi'i dan Abu Bakr Al-Qathi'i bersama yang lain, mereka berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ahmad bin Hanbal, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Khalid, telah menceritakan kepada kami Malik bin Anas, dari Ziyad bin Sa'd, dari Az-Zuhri, dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Rasulullah ﷺ menjulurkan rambut ubun-ubunnya (ke dahi) selama yang Allah kehendaki, kemudian setelah itu beliau membelah (rambutnya)." Hadis ini sahih menurut syarat Asy-Syaikhain, namun keduanya tidak meriwayatkannya.